30 November Rongga pada Ujung Pemberi Makanan
Rongga saluran pengisi banyak digunakan dalam proses pengecoran lembaran aluminium dan penggulungan panas gulungan aluminium.
Dalam penerapan praktis, terdapat nama-nama lain, seperti Tips untuk Roda, Rongga Tip, Rongga Nozel, Spile Pengecoran, Tips untuk Roda, Ujung Cor, Nozel Cor, Nozel Pengecor.
Kiat Pemberian Makan: Cavity rentan mengalami masalah-masalah berikut ini selama digunakan.
1. Pemblokiran ujung roda
Ketika terjadi penyumbatan di rongga Castertip, logam tidak dapat mengalir keluar melalui seluruh lebar bukaan Castertip, sehingga menyebabkan cacat pori memanjang pada permukaan strip yang dicetak dan digulung.
Pori-pori adalah lubang-lubang kecil yang dapat diamati dengan mata telanjang.
Terkadang, rongga-rongga tersebut berada di dalam lembaran, dan garis-garis oksida yang jelas terlihat di permukaan lembaran.
Metode perbaikannya adalah dengan menaikkan suhu logam. Anda juga dapat menghentikan putaran rol untuk sementara waktu agar logam mengeras di sekitar benda yang menghalangi, lalu menariknya keluar saat mesin dihidupkan kembali.
Dalam beberapa kasus, Castertip yang tersumbat memerlukan penggantian pelat nosel.
Langkah-langkah pemurnian yang baik merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyumbatan pada Castertip.
2. Bekas luka akibat ujung roda
Proses pengendapan logam dapat terjadi di dalam rongga mulut atau di bagian ujung Castertip.
Logam tersebut mengeras di dalam rongga mulut, yang ditandai dengan berkurangnya lebar strip atau munculnya lubang pada strip tersebut.
Penyebab cacat ini mungkin disebabkan oleh kebocoran logam dari Castertip atau suhu logam yang rendah di pelat nosel.
Metode koreksinya adalah:
·Jika kebocorannya parah, gantilah pelat nosel cor
·Tingkatkan suhu aluminium cair di kotak depan
·Meningkatkan kecepatan pengecoran
3. Riak-riak halus
Cacat ini ditandai dengan adanya beberapa garis-garis terang dan gelap yang terlihat secara horizontal pada permukaan lembaran yang dicetak dan digulung.
Gejala-gejala kelainan ini adalah:
·Lembaran mentah tersebut memiliki garis-garis gelap horizontal
·Bagian yang belum rapi
·Nilai arus motor utama menurun
Penyebab cacat ini adalah:
·Kadar logamnya terlalu tinggi, dan logam di bagian Castertip akan bergetar akibat tekanan logam yang berlebihan, yang akan menyebabkan munculnya riak-riak halus pada permukaan pelat.
·Kecepatan pengecoran rendah
·Suhu logam terlalu tinggi
Metode perbaikan: kurangi tingkat cairan di tangki depan, turunkan suhu aluminium cair di tangki depan, dan tingkatkan kecepatan ujung cor (Castertip) untuk meminimalkan cacat.
4. Lubang
Karena pasokan aluminium cair yang tidak mencukupi, terbentuklah lubang-lubang pada lembaran tersebut.
Metode perbaikannya adalah dengan meningkatkan kadar logam pada kotak depan dan mengurangi kecepatan pengecoran.
5. Tropis
Karena suhu logam terlalu tinggi dibandingkan dengan kecepatan pengecoran-penggulungan atau distribusi suhu yang tidak merata di bagian ujung pengecor (Castertip), logam yang setengah mengeras terdorong kembali ke pelat nosel pengecoran di zona pengecoran-penggulungan, sehingga meninggalkan lubang-lubang tidak beraturan pada permukaannya setelah strip tersebut melalui proses pengecoran-penggulungan.
Metode perbaikannya adalah dengan menurunkan suhu logam, mengurangi kecepatan pengecoran, serta merancang ujung cor (castertip) secara tepat.
Atur pelat distribusi secara tepat di dalam nosel pengumpan sehingga logam cair tersebar secara merata di sepanjang lebar pelat nosel pengecoran, mengalir dengan kecepatan konstan, dan perubahan suhunya tidak melebihi ±2℃.
6. Biji-bijian kasar
Setelah lembaran yang digulung melalui proses pengecoran menjalani proses pengasaman, ukuran butirnya diuji. Penyebab munculnya butiran kasar adalah pasokan bahan ke alat penghalus butiran yang tidak mencukupi atau kecepatan pengecoran yang terlalu rendah.
Metode koreksinya adalah dengan meningkatkan kecepatan pengecoran dan laju pengumpanan kawat titanium. Kadar Ti dalam aluminium cair harus sebesar 0,006–0,008%.
7. Butiran berbentuk kolom
Definisi butiran kolumnar adalah: butiran dendritik kasar yang terbentuk selama proses pengecoran tersusun sejajar pada strip. Hal ini disebabkan oleh gradien pendinginan pada strip yang lebih tinggi daripada gradien pendinginan pada selongsong rol.
Faktor-faktor dan metode koreksi yang menyebabkan terbentuknya butiran berbentuk kolom adalah:
·Terjadi turbulensi logam di ujung coran. Tingkatkan kecepatan pengecoran.
· Ujung coran bersentuhan dengan rol. Geser nozzle coran ke belakang.
· Penyumbatan di rongga ujung roda.
















Sorry, the comment form is closed at this time.