Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia

Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia

Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia

Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia

Filter Logam Cair Zirkonia terbuat dari zirkonia (ZrO₂). Ketahanan panasnya melebihi sekitar 1760 °C, dengan kekuatan yang sangat tinggi dan ketahanan benturan yang sangat baik pada suhu tinggi.
Pengecoran aluminium menuntut kekuatan tinggi dan tingkat elongasi yang memadai. Oleh karena itu, aluminium sangat rentan terhadap cacat yang disebabkan oleh pengotor.
Sifat unggul Filter Busa Keramik Zro2 dapat secara efektif menghilangkan kotoran yang pada akhirnya dapat menyebabkan cacat kualitas produk. Kotoran tersebut terutama terdiri dari partikel non-logam, terak, dan serpihan bahan tahan api, yang meningkatkan kualitas permukaan dan sifat mekanis coran serta mengurangi tingkat limbah.

Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia dapat membuat cairan aluminium mengisi rongga secara lebih merata, dan logam cair tersebut memiliki kecenderungan turbulensi yang lebih tinggi selama proses pengecoran. Aliran turbulen yang melewati struktur pori tiga dimensi pada filter busa keramik tersebut akhirnya diubah menjadi aliran laminar yang sangat stabil.
Aliran laminar mengisi rongga cetakan dengan lebih baik, sehingga mengurangi korosi akibat benturan larutan logam pada rongga cetakan dan secara signifikan menurunkan tingkat penolakan.

Inklusi non-logam pada coran merupakan penyebab utama terjadinya cacat coran, yang memengaruhi kualitas permukaan, sifat mekanis, dan sifat pemrosesan coran, serta mengakibatkan meningkatnya tingkat penolakan.
Produk Filter Busa Keramik Zro2 dirancang untuk menghilangkan inklusi dan mengurangi turbulensi guna mencapai laju aliran logam cair yang cepat dan stabil, sehingga meningkatkan kualitas coran.
Bahan ini memiliki efek filtrasi yang luar biasa pada semua aluminium dan paduan aluminium. Terbuat dari zirkonia murni, bahan ini tahan suhu hingga 1760 °C dan tidak terpengaruh oleh perubahan suhu pengecoran.

Bahan baku berkualitas tinggi dan teknologi produksi mutakhir memastikan bahwa Filter Busa memiliki toleransi dimensi yang stabil, memenuhi persyaratan proses pengecoran manual maupun lini produksi mekanis yang lebih efisien, serta menjamin bahwa kualitas produk pengecoran memenuhi standar kualitas internasional.
Filter keramik berbahan busa alumina untuk suhu 1250 °C, cocok untuk penyaringan dan pemurnian larutan aluminium dan paduan logam.
Untuk memenuhi standar kualitas coran aluminium yang terus meningkat, penggunaan filter busa keramik menjadi semakin penting.
Filter busa juga banyak digunakan dalam pengecoran pasir biasa, seperti pengecoran pasang surut, serta pengecoran dengan cetakan permanen, seperti pengecoran komponen aluminium untuk industri otomotif.

Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia

Transmisi Filter Logam Cair Berbahan Zirkonia
Transmisi mengacu pada luas penyaringan efektif dari produk pelat filter keramik berbahan busa. Semakin tinggi transmisi cahaya, semakin sedikit lubang buta yang ada, dan semakin efektif lubang-lubang penyaring (lubang-lubang kecil), maka semakin baik pula hasil penyaringannya.
Pelat filter keramik berbusa yang akan diperiksa diletakkan di atas kotak cahaya yang dilengkapi dengan lampu pijar 200W, dan pelat plastik transparan berbentuk persegi dengan ukuran kotak seragam 5,0 × 5,0 mm digunakan untuk mengukur luas permukaan besar pelat filter, guna menghitung hasil pengujian. Transmisi cahaya pelat filter digunakan untuk menentukan transmisi cahaya pelat filter. Dalam standar ini, transmisi (rasio lubang tembus) pelat filter ditentukan sebesar 95% atau lebih.

Cara Menggunakan Filter Logam Cair Zirkonia
1. Bersihkan kotak filter.
2. Letakkan dengan hati-hati Filter Busa Keramik Zro2 masukkan ke dalam kotak filter, lalu tekan gasket penyegel di sekeliling pelat filter dengan tangan untuk mencegah cairan aluminium mengalir.
3. Panaskan kotak filter dan pelat filter secara merata hingga suhunya mendekati suhu aluminium cair. Pemanasan awal ini dilakukan untuk menghilangkan kelembapan dan memperlancar proses filtrasi awal. Pemanasan awal dapat dilakukan dengan menggunakan pemanas listrik atau gas. Dalam kondisi normal, proses ini memakan waktu sekitar 15–30 menit.
4. Perhatikan perubahan ketinggian hidraulik aluminium selama proses pengecoran. Ketinggian awal yang normal adalah 100–150 mm. Ketika cairan aluminium mulai mengalir, ketinggian hidraulik akan turun di bawah 75–100 mm, kemudian ketinggian hidraulik akan perlahan-lahan meningkat.
5. Selama proses penyaringan normal, hindari mengetuk atau menggetarkan pelat saringan. Pada saat yang sama, saluran pembuangan harus diisi dengan cairan aluminium untuk menghindari gangguan yang berlebihan pada cairan aluminium tersebut.
6. Setelah proses penyaringan selesai, segera lepaskan pelat saring dan bersihkan kotak saring.

Kekuatan Tekan Filter Busa Keramik ZrO₂
Dalam proses pengangkutan dan penggunaan pelat filter, pelat filter harus mampu menahan tekanan tertentu dari luar; oleh karena itu, indeks kekuatan tekan juga dimasukkan ke dalam standar sebagai salah satu acuan untuk mengukur kualitas pelat filter. Semakin tinggi kekuatan tekan, semakin tahan lama produk tersebut, semakin baik kualitasnya, dan sebaliknya.
Dalam standar ini, nilai indeks kekuatan tekan ditetapkan sebesar 0,5 MPa atau lebih.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.