Daur Ulang Kaleng Aluminium

Daur Ulang Kaleng Aluminium

Daur Ulang Kaleng Aluminium

Daur ulang kaleng aluminium perlu terus menyempurnakan proses penghilangan gas, yang mencakup filter busa keramik, unit penghilang gas, dan fluks pemurnian.

Metode daur ulang kaleng aluminium yang saat ini diterapkan secara internasional adalah dengan langsung memproduksi paduan aluminium 3004 tanpa proses pemisahan.
Alur proses penggunaan daur ulang kaleng aluminium untuk memproduksi paduan aluminium 3004 adalah sebagai berikut
1. Bahan kemasan kaleng bekas yang pecah-pecah
2. Pemisahan magnetik untuk menghilangkan bahan besi
3. Cat yang dikarbonisasi dalam tungku putar
4. Penghilangan karbon dengan penyaringan rotari bergetar
5. Peleburan dengan tungku reverberasi dua ruang
6. Penghilangan kotoran dan magnesium
7. Sesuaikan bahan-bahannya
8. Pemurnian dan penghilangan gas
9. Filter

Daur Ulang Kaleng Aluminium

1. Rusak
Bentuk kaleng-kaleng limbah yang telah dikumpulkan telah rusak, dan beberapa kaleng limbah impor telah pecah menjadi gumpalan-gumpalan. Oleh karena itu, kaleng-kaleng tersebut perlu dihancurkan terlebih dahulu sebelum catnya dihilangkan.

2. Pengelupasan cat dan pengeringan
Tong sampah yang tidak terikat (termasuk tong sampah yang rusak) langsung dimasukkan ke dalam tungku pengupas cat untuk proses pengupasan cat.
Proses pengelupasan cat dilakukan menggunakan tungku pengelupasan cat tipe putar. Pada awalnya, diperlukan sejumlah energi panas tertentu. Setelah mencapai suhu tertentu, energi panas tersebut terutama bergantung pada panas yang dilepaskan selama proses karbonisasi cat pada permukaan kaleng.
Di dalam tungku penghilang cat tipe putar, lapisan cat pada kaleng mengalami karbonisasi, dan lapisan cat tersebut terlepas akibat getaran yang ditimbulkan oleh proses putaran.
Dalam proses ini, kelembapan di dalam kaleng juga dikeringkan, sehingga menghilangkan kemungkinan terjadinya reaksi antara air dan aluminium cair dalam proses peleburan ulang, serta menjamin keselamatan produksi. Suhu tungku putar dikendalikan pada sekitar 500℃.

3. Penghilangan karbon dengan getaran rotari
Setelah dikeringkan dan dikarbonisasi, partikel karbon dari cat tersebut juga diaplikasikan ke kaleng-kaleng yang pecah. Setelah diaduk dengan kuat, partikel karbon tersebut terpisah sepenuhnya melalui proses getaran dan penyaringan.

4. Peleburan
Kaleng limbah yang telah melalui proses pra-pengolahan dimasukkan ke dalam tungku peleburan untuk dilebur. Terdapat berbagai jenis tungku peleburan aluminium sekunder, dan saat ini penggunaan tungku reverberatory dua ruang yang canggih menjadi pilihan yang umum di tingkat internasional.

5. Proses peleburan
Setelah kaleng-kaleng bekas dilebur, terak dibuang, dan komposisi yang dihasilkan mirip dengan komposisi paduan 3004 yang digunakan dalam produksi badan kaleng. Kandungan magnesium dalam lelehan melebihi standar; oleh karena itu, perlu mengontrol kondisi operasi dan menambahkan bahan pengikis untuk menghilangkan magnesium agar magnesium tersebut masuk ke dalam busa.

6. Penghalusan butiran
Untuk memastikan diperolehnya ingot paduan aluminium yang memenuhi standar, pada tahap akhir proses peleburan, diperlukan proses penghalusan butir, dan ditambahkan alat penghalus butir. Saat ini, terdapat beberapa jenis penghalus butiran yang memberikan hasil lebih baik. Proses ini berencana menggunakan dua jenis, yaitu Al-Tl-B dan penghalus butiran berbasis unsur tanah jarang.

7. Penghilangan Gas
Proses degassing terutama bertujuan untuk menghilangkan hidrogen, natrium, kalsium, dan sebagainya dari aluminium cair.
Gunakan nitrogen atau argon sebagai agen penghilang gas.
Bahan penghilang gas membentuk gelembung-gelembung halus dalam aluminium cair. Kontak antara gelembung-gelembung tersebut dengan cairan aluminium menyerap hidrogen dan oksida di sekitarnya, seperti kalsium dan natrium, lalu mengapung ke permukaan cairan aluminium.

8. Filter
Karena aluminium cair mengandung kotoran, diperlukan kotak saringan yang terdiri dari pelat saringan keramik untuk menyaring dan menghilangkan kotoran dari aluminium cair guna mencapai tujuan pemurnian aluminium cair tersebut.

No Comments

Post A Comment