Filter Keramik Berbusa Nordural Aluminium

Filter Keramik Berbusa Nordural Aluminium

Filter Keramik Berbusa Nordural Aluminium

Filter Keramik Busa Nordural Aluminium secara efektif menghilangkan berbagai inklusi non-logam dalam lelehan aluminium selama proses peleburan dan pengecoran aluminium, meningkatkan kemurnian batang dan ingot aluminium, serta membantu meningkatkan kualitas produk dan menekan biaya di bengkel peleburan dan pengecoran. Produktivitas telah meningkat dalam berbagai tingkatan, pengoperasiannya mudah, prosesnya sederhana, pengendaliannya tidak memerlukan investasi yang berlebihan, dan teknologi ini layak untuk disosialisasikan dan diterapkan.

Metode dan perangkat penyaringan serta pemurnian cairan aluminium berbahan keramik berbusa cocok untuk semua bagian produksi aluminium, termasuk lembaran, strip, foil, batangan, pipa, kawat, produk ekstrusi, produk tempa, ingot aluminium primer, ingot daur ulang, dan coran kontinu, serta produksi bantalan gelinding, dll.

Sebelum menggunakan Filter Keramik Busa Nordural Aluminium, bahan tersebut harus dipanaskan terlebih dahulu untuk menghilangkan air dan mempercepat proses penyaringan awal. Pemanasan awal dapat dilakukan dengan pemanas listrik atau pemanas gas. Dalam kondisi normal, proses ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Filter Keramik Berbusa Nordural Aluminium

Dimensi filter busa keramik
660x660x50 (26 inci)
584x584x50 (23 inci)
508x508x50 (20 inci)
432x432x50 (17 inci)
381x381x50 (15 inci)
305x305x50 (12 inci)
228x228x50 (9 inci)
178x178x50 (7 inci)

Filter busa keramik Ukuran Pori (PPI): 10/20/30/40/50/60

Filter Busa Keramik 30ppi dan 40ppi Foundry merupakan filter busa keramik yang paling umum digunakan dalam industri pengecoran aluminium.
Pengecoran aluminium biasa umumnya menggunakan pelat filter keramik dengan kepadatan 10–40 ppi.
Industri penerbangan dan bahan aluminium berkualitas tinggi biasanya menggunakan pelat filter keramik dengan kepadatan 30–60 ppi.

Pekerjaan di pabrik peleburan aluminium Norðurál dimulai pada tahun 1996. Tahap pertama dengan kapasitas produksi 60.000 ton selesai dibangun pada tahun 1999. Tahap kedua dengan kapasitas produksi 30.000 ton selesai dibangun pada tahun 2001. Total kapasitas produksi fase ketiga dan keempat adalah 130.000 ton dan diselesaikan pada tahun 2006. Fase V diselesaikan pada tahun 2007, dengan total kapasitas produksi sebesar 260.000 ton per tahun.

Proyek ini mencakup pekerjaan persiapan, termasuk penilaian dampak lingkungan terhadap pabrik peleburan berkapasitas 300.000 ton per tahun yang menggunakan teknologi PB-VAW CA-180, serta layanan EPCM untuk tahap pertama pembangunan, yang akan menghasilkan kapasitas produksi sebesar 60.000 ton per tahun.

Tahap pertama
Termasuk derek tangki dengan fungsi pembuangan logam, peralatan tegangan tinggi dan penyearah, sebuah GTC, bengkel batang pengikat, pabrik pemulihan larutan, bengkel pengecoran, sistem penyimpanan dan pengangkutan alumina, alat bongkar muat kapal vakum, dan silo penyimpanan alumina berkapasitas 40.000 ton, sistem operasi elektroliser dan distribusi generator udara terkompresi, fasilitas pemeliharaan, gudang, serta infrastruktur pabrik umum lainnya.

tahap kedua
Memperluas kapasitas elektroliser dan meningkatkan produksi logam dari 60.000 ton/tahun menjadi 90.000 ton/tahun. Proyek ini mencakup penambahan peralatan pengecoran, fasilitas pelapisan ulang tangki, serta perluasan sistem pengumpanan tangki alumina, sistem udara terkompresi, dan infrastruktur lainnya.

Tahap ketiga
Produksi logam meningkat dari 90.000 ton/tahun menjadi 180.000 ton/tahun, termasuk jalur produksi tangki baru yang menggunakan teknologi tangki yang sama, penambahan derek pengelolaan tangki dan fasilitas pemeliharaan derek baru, peralatan tegangan tinggi dan penyearah, GTC baru, renovasi bengkel Latin, pabrik daur ulang larutan baru, bangunan khusus untuk pendinginan anoda bekas, perluasan pengecoran, silo penyimpanan alumina berkapasitas 70.000 metrik ton, perluasan sistem transportasi alumina, sistem udara terkompresi, serta infrastruktur pabrik lainnya.

Fase 4 dan Fase 5
Termasuk perluasan lebih lanjut pada jalur sel elektrolisis kedua serta penambahan kapasitas masing-masing sebesar 40.000 ton. Tahapan-tahapan ini mencakup perluasan lebih lanjut pada sistem transportasi alumina, satu unit GTC per tahap, bangunan pendingin tambahan untuk anoda bekas, serta perluasan sistem udara terkompresi dan infrastruktur pabrik secara umum.

No Comments

Post A Comment