Saluran Aliran Logam Aluminium Cair

Saluran Aliran Logam Aluminium Cair

Saluran Aliran Logam Aluminium Cair

Saluran Aliran Logam Aluminium Cair adalah saluran aliran aluminium cair dari tungku statis ke kotak depan. Untuk mencegah hilangnya panas pada aluminium cair, saluran tersebut harus memiliki isolasi termal yang baik.
Dalam memastikan durasi proses, panjang saluran peleburan sebaiknya sesingkat mungkin, dan sebaiknya bersifat kedap udara, guna mencegah suhu lelehan turun terlalu drastis serta menghindari terjadinya polusi sekunder pada lelehan.
Untuk memudahkan pemeliharaan, saluran pembuangan biasanya dibuat dalam bentuk yang dapat dipindahkan, dengan cangkang luar yang dilas dari pelat baja, sedangkan lapisan dalamnya terbuat dari tanah liat silikat aluminium dan benang asbes.
Untuk menjaga suhu aluminium cair, saluran aluminium dapat dilapisi dengan bahan tahan api yang dapat mempertahankan panas, atau perangkat pemanas berupa kawat resistansi atau batang silikon karbida dapat dipasang pada saluran peleburan.
Beberapa pabrik juga menggunakan nosel nyala gas untuk memanaskan saluran agar suhunya terjaga.

Saluran Aliran Logam Aluminium Cair

Posisi relatif antara saluran logam aluminium cair dan kotak depan berbeda, dan aliran aluminium cairnya pun berbeda.
Metode penyaluran aluminium cair secara vertikal ditunjukkan pada Gambar a
Cara penyaluran aluminium cair ini dilakukan dari atas ke bawah, dan saluran serta kotak depan berada pada ketinggian yang berbeda.
Metode ini memudahkan pengendalian ketinggian cairan di kotak depan, dan perangkat pengendali ketinggian cairan relatif sederhana; namun, akibat penurunan ketinggian cairan selama proses aliran cairan aluminium dari saluran ke kotak depan, ketinggian cairan menurun dari saluran ke kotak depan, yang berpotensi menyebabkan penyerapan sekunder cairan aluminium dan pembentukan terak gas.

Aliran pasokan cairan aluminium pada tipe injeksi samping ditunjukkan pada Gambar b
Rel dan kotak depan berada pada ketinggian yang sama.
Metode pengisian ini mencegah jatuhnya aluminium cair, karena garis tengah saluran tuang setinggi garis tengah kotak depan, dan garis tengah mulut tungku pada tungku berdiri lebih rendah daripada garis tengah mesin penggulung.
Lapisan oksida yang terbentuk pada permukaan aluminium cair berfungsi sebagai lapisan pelindung. Aluminium cair disalurkan di bawah lapisan oksida dengan cara terendam, yang secara signifikan mengurangi fenomena hisapan dan pembentukan terak selama aliran aluminium cair.
Namun, perangkat pengatur ketinggian cairan dengan cara ini lebih rumit.

Bagaimana cara mencegah saluran pembilasan terak agar tidak menyala?
(1) Kendalikan suhu terak secara wajar.
(2) Mengatur ketinggian permukaan terak secara wajar untuk mencegah volume terak sesaat yang berlebihan.
(3) Mencegah agar terak yang lengket tidak terbawa keluar saat proses penghilangan terak.
(4) Mengontrol perbandingan terak-besi-silikon secara wajar.
(5) Segera bersihkan endapan yang menempel dalam jumlah sedikit pada bagian atas saluran terak panas.
(6) Periksa dengan cermat apakah saluran tersebut mengalami deformasi selama proses pemindahan.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.