06 Des Pengendalian Aliran Logam Cair
Pengendalian Aliran Logam Cair
Cara-cara untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pengecoran menjadi topik yang mendesak di kalangan produsen aluminium saat ini.
Masalah ini juga sering menjadi agenda dalam konferensi seperti ini, dan topik serta teknologi yang digunakan untuk mencapainya pun beragam.
Mengendalikan aliran logam cair dengan mempertahankan tingkat atau pola tingkat yang telah ditentukan sebelumnya merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mencapai tujuan tersebut.
Precimeter mengkhususkan diri dalam aplikasi pengukuran ketinggian logam cair non-besi serta pengendalian aliran logam cair.
Melalui integrasi produk Precimeter, mesin atau proses pengecoran apa pun dapat dilengkapi dengan sistem pengendalian ketinggian dan aliran otomatis.
Melalui retrofit, setiap jalur pengecoran yang ada dengan teknologi tradisional dapat dengan mudah ditingkatkan dengan teknologi Precimeter dan meningkatkan kinerja pengecoran secara efisien dari segi biaya. Makalah ini akan berfokus pada manfaat utama dari pengendalian level otomatis serta bagaimana beberapa pabrik telah berhasil meningkatkan proses pengecoran slab DC (Direct Chill) (atau ingot gulung) setelah menerapkan teknologi Precimeter.
1.Pengendalian Aliran Logam Cair Pendahuluan
Dalam proses pengecoran pelat, terdapat banyak faktor dan parameter berbeda yang memengaruhi kualitas produk. Sistem pendinginan, aliran dan suhu air, penghilangan gas, penyaringan, suhu peleburan, penghalusan butiran, kecepatan pengecoran, dan sebagainya, semuanya merupakan faktor penting yang tidak memiliki hubungan langsung dengan pengendalian kadar logam.
Namun, jika kita memperhatikan distribusi logam, transfer logam, laju pengisian, optimalisasi pendinginan, dan pemadatan logam, pengendalian kadar logam merupakan alat yang sangat efektif yang diperlukan untuk mengurangi zona cangkang, mencegah terjadinya lekukan pada sambungan dan retakan, serta meningkatkan struktur permukaan.
Pengendalian Aliran Logam Cair Hal ini juga akan memungkinkan proses yang terstandarisasi dan dapat dilacak melalui prosedur operasional. Dengan mengontrol kadar logam secara akurat, pabrik akan meningkatkan produktivitasnya melalui tingkat pemulihan yang lebih tinggi, siklus produksi yang lebih singkat, dan waktu henti yang lebih sedikit. Selain itu—dan mungkin yang paling penting dari semuanya—keselamatan operator akan meningkat secara signifikan berkat penerapan operasi start-up dan shutdown secara teratomisasi.
2. Peralatan pengatur kadar logam dan aliran untuk pengecoran slab DC
Sistem pengecoran otomatis sepenuhnya yang umum biasanya terdiri dari sensor level logam ProH, bendungan pemula, penentu posisi pin, dan sistem kendali tungku (seperti aktuator pengosongan atau sistem kendali tungku miring). Peralatan ini dapat dipasang dengan mudah pada sistem saluran peleburan yang sudah ada oleh tenaga lokal atau menggunakan rangka pemasangan Precimeter yang fleksibel dan cocok untuk semua jenis dan ukuran saluran peleburan.
3.Pengendalian Sensor Aliran Logam Cair
Sensor laser kamera digital Precimeter telah dikembangkan secara eksklusif untuk melakukan pengukuran pada permukaan logam cair. Seri Precimeter ProH dirancang khusus untuk memberikan kinerja tinggi dalam berbagai aplikasi aluminium (dan logam non-besi lainnya). Stabilitas dan akurasi pengukuran (biasanya 0,1 mm) pada semua jenis paduan menjadikannya salah satu sensor dengan kinerja terbaik untuk pengendalian tingkat cetakan yang tersedia di pasaran saat ini. Sensor Precimeter ProH digunakan secara luas oleh sebagian besar produsen aluminium terkemuka di seluruh dunia dan juga diintegrasikan oleh banyak produsen peralatan pengecoran dalam produk mereka
tali pancing dan alat pancing.












No Comments