1 November Filter Keramik Berpori Zirkonia
Filter Keramik Berpori Zirkonia
Permintaan akan Filter Keramik Berpori Zirkonia akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri aluminium.
Peningkatan proses produksi Filter Keramik Berpori Zirkonia serta peningkatan kinerja produk telah menjadi kunci bagi perusahaan untuk bersaing di pasar.
Pengaplikasian lapisan pelapis merupakan proses penting dalam proses produksi keramik busa. Tingkat ketebalan lapisan pelapis secara langsung memengaruhi penampilan, rasio lubang tembus, dan kekuatan dari filter keramik produk.
Yang dimaksud dengan proses pelapisan adalah bahwa prekursor busa keramik (spons berpori berbahan jaring poliuretan) direndam dalam bubur yang telah disiapkan, dan bubur tersebut melekat secara merata pada jaringan spons berpori tersebut, baik secara manual maupun dengan peralatan mekanis.
Pada saat yang sama, rasio lubang tembus dan kekuatan produk dijamin melalui pengendalian berat setelah proses penyesuaian ukuran.
Metode pengukuran tradisional dilakukan dengan merendam spons berpori ke dalam bubur yang telah disiapkan, lalu operator menguleni spons tersebut secara terus-menerus agar bubur menempel pada bagian meridian spons.
Kemudian, campuran tersebut digulung bolak-balik di atas permukaan menggunakan rol kayu hingga campuran tersebut tersebar merata di sepanjang garis meridian spons.
Kelemahan dari metode ini adalah intensitas tenaga kerja yang tinggi, efisiensi yang rendah, dan distribusi bubur yang tidak merata.















Sorry, the comment form is closed at this time.