1 November Pabrik Pemurnian Aluminium Cair
Pabrik Pemurnian Aluminium Cair
Pengoperasian Pabrik Pemurnian Aluminium Cair
(1) Ingot yang telah dipanaskan terlebih dahulu, bahan daur ulang berkualitas tinggi, paduan antara, dan akhirnya unsur-unsur paduan ditambahkan ke dalam wadah peleburan yang telah dipanaskan terlebih dahulu.
(2) Kendalikan suhu peleburan paduan aluminium dengan ketat; hanya pada suhu yang tepatlah cairan paduan berkualitas tinggi dapat diperoleh, guna menghindari panas berlebih. Jika suhunya terlalu tinggi, hal ini akan meningkatkan kehilangan oksidasi berbagai unsur dalam paduan, yang menyebabkan perubahan komposisi kimia paduan; jika suhunya terlalu rendah, komposisi kimia paduan akan menjadi tidak merata, dan inklusi oksida serta gas dalam paduan tidak akan mudah dikeluarkan. Sifat fisik dan kimia paduan tersebut akan menurun, yang pada akhirnya memengaruhi kinerja pengecoran.
(3) Kendalikan waktu peleburan dengan ketat; prosesnya harus dilakukan dengan cepat, guna mengurangi penyerapan paduan dan inklusi oksidasi, meminimalkan kehilangan akibat pembakaran unsur-unsur paduan, serta menghindari pengaruhnya terhadap komposisi kimia paduan.
Pemasok AdTech di Tiongkok Flux Pemurnian, silakan hubungi sales@adtechamm.com
Pabrik Pemurnian Aluminium Cair
(4) Tujuan utama pemurnian paduan aluminium adalah untuk menghilangkan gas dan inklusi non-logam dalam cairan logam serta untuk meratakan komposisi paduan. Pemurnian merupakan proses yang sangat penting dalam peleburan. Bahan pemurnian harus dipilih dengan tepat, dan jumlah penambahannya harus dikontrol (biasanya menambahkan 015% dan 01% dari massa paduan) untuk mengontrol suhu pemurnian. Suhu pemurnian umumnya dikontrol pada 700,720. Dalam proses pemurnian, gunakan tabung lonceng untuk menekan bahan pemurnian secara bertahap hingga menutupi sekitar 2/3 permukaan cairan logam (jangan tekan hingga ke dasar wadah peleburan), dan lakukan secara perlahan serta searah jarum jam. Kecepatannya harus lambat dan gerakannya harus halus untuk menghindari cairan logam teraduk terlalu keras, guna mencegah peningkatan kandungan hidrogen dan terperangkapnya inklusi.
(5) Tujuan dari proses pemurnian paduan aluminium adalah untuk memperhalus butiran dan meningkatkan kinerja coran. Bahan pemurnian harus dipanaskan terlebih dahulu. Poin pengendalian utamanya adalah suhu pemurnian umumnya tidak melebihi 740. Waktu pemurnian umumnya 10 menit. Jumlah bahan pengubah yang ditambahkan biasanya sebesar 110% hingga 112% berdasarkan massa cairan paduan. Metode pengoperasian harus diterapkan dengan benar. Setelah pemurnian paduan, paduan harus segera dituang. Pengecoran pasir harus dikendalikan dalam waktu 40 menit. Pengecoran logam harus dikendalikan dalam waktu 2 jam. Jika tidak, proses pemurnian dan degradasi harus dilakukan. Agen pemurnian yang ditambahkan selama pemurnian ulang sekitar 0,12% dari berat paduan.
(6) Untuk mencegah percikan paduan aluminium, lokasi peleburan harus dijaga agar tetap kering.












Sorry, the comment form is closed at this time.