Pemurnian Aluminium Cair

Pemurnian Aluminium Cair

Pemurnian Aluminium Cair

Produk pemurnian aluminium cair berwarna putih dengan partikel-partikel halus berbentuk bubuk yang sedikit keabu-abuan.
Bahan-bahan utamanya adalah klorida dan villiaumit, serta senyawa-senyawa lainnya.
Setelah melalui perlakuan panas yang tepat dan proses penyaringan, material tersebut berubah menjadi butiran berukuran seragam, yang memudahkan pemindahannya ke dalam wadah pemurnian dengan menggunakan gas (N₂ atau Ar) sebagai media pembawa menuju lapisan bawah aluminium cair.

Melalui perubahan fisik dan kimia pada aluminium cair, terbentuklah banyak gelembung kecil yang sepenuhnya bersentuhan dengan aluminium cair, sehingga memisahkan hidrogen dan gas berbahaya lainnya.
Pada saat yang sama, senyawa-senyawa yang memiliki sifat adsorpsi dan fusi yang terkandung dalam fluks pemurnian dapat secara kuat menyerap dan menggabungkan oksida serta endapan, lalu menempel pada gelembung-gelembung tersebut; seiring naiknya gelembung-gelembung itu, senyawa-senyawa tersebut pun terbawa ke permukaan aluminium cair, sehingga dapat mencapai tujuan penghilangan gas dan penghilangan endapan sebagai bagian dari proses pemurnian sebelum unit penghilang gas.
Selain ramah lingkungan dan ekonomis, proses pemurnian menggunakan fluks pemurnian AdTech memenuhi persyaratan produksi pengecoran presisi paduan aluminium dengan nilai tambah tinggi dan kinerja berteknologi tinggi untuk sektor penerbangan, transportasi, serta bidang lainnya, seperti hard drive komputer, bahan baku foil aluminium berukuran mikron, papan dasar PS untuk percetakan, bahan kaleng, bilah kipas untuk mesin turbojet, dan sebagainya.

Pemurnian Aluminium Cair

Keunggulan Pemurnian Aluminium Cair
Cair Pemurnian Aluminium Menggunakan prinsip kombinasi pencampuran logam cair dalam penelitian, pengembangan, dan konfigurasi produk. Mengurangi asap serta meminimalkan limbah pembakaran, sehingga melindungi lingkungan secara ekonomis.
Flux pemurnian AdTech mengatasi masalah dosis besar dan produksi abu yang tinggi pada proses pemurnian tradisional. Dosis flux pemurnian AdTech adalah 1,5–2,0 kg per ton, dengan produksi abu sebesar 0,8–11 TP3T, sehingga memenuhi persyaratan pengecoran paduan aluminium presisi tinggi, secara efektif meningkatkan tingkat hasil logam cair sebesar 0,6–0,81 TP3T, dan mencapai tujuan penghematan energi.
Flux pemurnian AdTech, setelah melalui perlakuan panas dan penyaringan yang tepat, berubah menjadi butiran berukuran seragam, sehingga memudahkan pengaliran ke dalam wadah pemurnian dengan menggunakan gas (N₂ atau Ar) sebagai media pembawa menuju lapisan bawah aluminium cair. Hal ini sepenuhnya mengatasi masalah tradisional tersumbatnya tabung serta ketidakmampuan dalam mendispersikan secara merata, sehingga memastikan kualitas pengecoran yang optimal.

Tags:
, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
No Comments

Post A Comment