15 Oktober Metode Penghilangan Gas pada Aluminium
Metode penghilangan gas pada aluminium, yang bertujuan untuk mengurangi kandungan hidrogen (kandungan gas) pada aluminium cair sebelum proses pengecoran, merupakan salah satu komponen terpenting dalam pengendalian mutu pengecoran di bengkel pengecoran.
Alat penghilang gas aluminium cair dipasang di antara tungku penahan dan mesin pengecoran.
Nitrogen ditiupkan ke dalam paduan aluminium cair, kemudian gas tersebut dipotong-potong oleh rotor grafit yang berputar di dalam tangki degassing.
Kemudian, terbentuklah sejumlah besar gelembung-gelembung yang tersebar sehingga paduan aluminium cair bersentuhan sepenuhnya dengan nitrogen di dalam tangki pengolahan. Berdasarkan prinsip perbedaan tekanan udara dan adsorpsi permukaan, gelembung-gelembung tersebut menyerap hidrogen dan terak yang teroksidasi.
Gelembung-gelembung tersebut kemudian naik ke permukaan cairan untuk membentuk lapisan busa.
Kemudian, paduan aluminium cair mengalir dari saluran keluar unit penghilang gas menuju mesin penghilang gas pada mesin pengecoran untuk mencapai tujuan pemurnian paduan aluminium tersebut.
Proses penghilangan hidrogen disebut degassing. Salah satu metode degassing yang paling efektif adalah dengan menggunakan gas nitrogen kering yang inert untuk proses degassing rotasi inert.
Jika Anda ingin berbelanja secara online mesin penghilang gas aluminium, silakan hubungi sales@adtechamm.com
Prinsip Penghilangan Gas
Hidrogen terlarut akan berpindah dari daerah dengan konsentrasi tinggi (di dalam cairan logam) ke daerah dengan konsentrasi rendah (di dalam gas inert).
Hidrogen akan tersebar di dalam logam cair, sama seperti saat dilepaskan di ruang tertutup mana pun.
Konsentrasinya akan tetap konstan di seluruh bagian lelehan.
Kecepatan migrasi hidrogen dalam aluminium cair hampir sama cepatnya dengan di udara.
Oleh karena itu, tidak perlu memaparkan setiap ons logam ke dalam gas inert.
Efisiensi proses penghilangan gas pada aluminium bergantung pada dua faktor, yaitu laju transportasi melintasi antarmuka logam-gas dan luas permukaan total yang dapat dilalui proses transportasi tersebut.
Metode Penghilangan Gas pada Aluminium——Perangkat RID
Gelembung-gelembung inert yang lebih besar dipecah atau dipotong menjadi gelembung-gelembung yang lebih kecil agar hidrogen dapat dihilangkan secara efektif dari cairan logam.
Namun, banyak dari sistem ini menggunakan desain rotor dan poros yang mahal dan rumit, yang menyebabkan kenaikan biaya serta memperpendek masa pakai poros dan rotor.
Di ujung pistol semprot yang berputar terdapat alur yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat secara efektif memecah gelembung inert menjadi gelembung inert yang tersebar halus di seluruh cairan lelehan.
Selain harganya yang lebih murah dibandingkan desain poros dan rotor pada umumnya, pistol semprot rotari juga lebih tahan lama dan membutuhkan waktu henti yang lebih sedikit.
Metode Penghilangan Gas pada Aluminium—Ukuran Gelembung
Prinsip degassing rotasi adalah untuk meningkatkan luas permukaan gas interkalasi yang terpapar pada logam. Semakin besar luas permukaan, semakin tinggi laju transfer dari logam ke gas inert. Untuk volume gas tertentu, semakin kecil ukuran gelembung, semakin besar luas permukaannya. Sebagai contoh, gelembung dengan diameter 1 inci memiliki luas permukaan sebesar 6 inci persegi. Jika gelembung yang sama dibagi menjadi gelembung-gelembung dengan diameter 1/16 inci, luas permukaannya akan meningkat menjadi 96 inci persegi. Dengan kata lain, jika volume gas yang digunakan sama dan diameter gelembung dikurangi menjadi 1/16 dari diameter aslinya, luas permukaan total akan meningkat 16 kali lipat. Gelembung yang lebih kecil menimbulkan gangguan yang lebih sedikit pada permukaan logam cair, sehingga mengurangi penyerapan hidrogen tambahan di lingkungan yang lembap.












Sorry, the comment form is closed at this time.