Proses Penghilangan Gas pada Aluminium di Indonesia

Proses Penghilangan Gas pada Aluminium di Indonesia

Proses Penghilangan Gas pada Aluminium di Indonesia

Proses Penghilangan Gas pada Aluminium di Indonesia

Proses Penghilangan Gas pada Peralatan Aluminium di Indonesia
Proses pemurnian paduan aluminium cair merupakan cara utama untuk meningkatkan kinerja menyeluruh paduan aluminium. Dalam proses pemurnian tersebut, gas pemurni dan pelarut dicampurkan, dan metode pemurnian aluminium cair melalui putaran rotor grafit pada perangkat penghilang gas merupakan metode pemurnian paling mutakhir di dunia.

Peralatan pemurnian tersebut beroperasi
Rotor yang berputar memecah nitrogen (atau argon) yang dihembuskan ke dalam lelehan aluminium menjadi sejumlah besar gelembung-gelembung yang tersebar, lalu menyebarkannya ke dalam logam cair tersebut.
Gelembung-gelembung dalam cairan logam terbentuk berkat perbedaan tekanan parsial gas dan prinsip adsorpsi permukaan; gelembung-gelembung tersebut menyerap hidrogen dalam cairan logam, mengadsorpsi terak yang teroksidasi, dan terangkat keluar dari permukaan cairan logam saat gelembung-gelembung tersebut naik, sehingga cairan logam menjadi murni.
Karena dispersi gelembung yang kecil, gelembung tersebut tercampur secara merata dengan logam cair yang berputar, lalu berputar membentuk spiral dan perlahan-lahan mengapung. Waktu kontak dengan logam cair cukup lama, dan aliran udara yang dihasilkan oleh pergerakan naik lurus secara terus-menerus tidak terbentuk, sehingga dapat menghilangkan hidrogen berbahaya dalam logam cair aluminium, yang hasilnya sangat mencolok. Hal ini meningkatkan efektivitas pemurnian.

Rotor yang berputar memecah nitrogen (atau argon) dalam larutan aluminium menjadi sejumlah besar gelembung-gelembung yang tersebar, lalu menyebarkannya ke dalam logam cair.
Gelembung dalam cairan logam bergantung pada perbedaan tekanan parsial gas dan prinsip adsorpsi permukaan; gelembung tersebut menyerap hidrogen dalam cairan logam, menyerap terak yang teroksidasi, dan terangkat keluar dari permukaan cairan logam saat gelembung naik, sehingga cairan logam menjadi murni.
Karena dispersi gelembung yang kecil, gelembung tersebut tercampur secara merata dengan logam cair yang berputar, lalu berputar membentuk spiral dan perlahan-lahan mengapung. Saat bersentuhan dengan logam cair, gelembung tersebut tidak membentuk aliran udara yang terus-menerus, sehingga secara signifikan meningkatkan efektivitas pemurnian.
Baik argon maupun nitrogen dapat digunakan sebagai gas inert untuk menghilangkan gas dari cairan aluminium. Kemurnian gas inert tersebut harus di atas 99,95%.

Proses Penghilangan Gas pada Aluminium di Indonesia

ADTECH terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.

ADTECH merupakan salah satu pelopor yang diikuti oleh Perusahaan Internasional, yang terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.
1. Filter Busa Keramik
2. Unit Penghilang Gas
3. Kotak Filter
4. Seri pengecoran hot-top
5. Nozel pengecoran gulung
6. Seri Flux
7. Bahan Metalurgi Lainnya

No Comments

Post A Comment