30 Juli Pabrik Pengolahan Aluminium
Pabrik Pemurnian Aluminium bertugas merumuskan proses peleburan yang tepat guna menghasilkan lelehan paduan aluminium dengan komposisi kimia yang memenuhi persyaratan produksi dan memiliki kemurnian tinggi.
Proses peleburan paduan aluminium daur ulang dilakukan dengan melebur kembali sisa aluminium yang telah diolah sebelumnya, potongan-potongan aluminium, dan sebagainya di dalam tungku peleburan, serta melakukan penghilangan gas, modifikasi, dan pemurnian selama proses peleburan 1 guna memastikan kesesuaian komposisi kimianya. Aluminium cair yang dihasilkan kemudian dituangkan ke dalam cetakan batangan.
Bahan baku aluminium daur ulang umumnya berupa limbah yang mengandung campuran komponen dari berbagai paduan logam yang tidak jelas. Bahan-bahan tersebut harus dilebur untuk menghilangkan kotoran berbahaya, gas, dan oksida yang terdapat dalam limbah tersebut, guna menghasilkan cairan logam berkualitas tinggi untuk produksi ingot. .
Bagian berikut ini akan membahas aspek-aspek yang relevan terkait teknologi peleburan aluminium sekunder di dalam dan luar negeri.
Dibandingkan dengan aluminium primer, aluminium daur ulang mengandung lebih banyak unsur pengotor, terutama Fe, Mg, Zn, Si, Ca, dan Mn. Karena adanya unsur-unsur pengotor tersebut, kinerja aluminium daur ulang akan menurun, dan sebagian besar paduan aluminium digunakan dalam kondisi yang sudah menurun kualitasnya. Oleh karena itu, penelitian mengenai penghilangan unsur-unsur pengotor dalam proses produksi aluminium sekunder memiliki nilai praktis yang sangat penting.
Magnesium dapat meningkatkan kekuatan paduan aluminium, namun kandungan magnesium yang terlalu tinggi dapat menyebabkan korosi tegangan dan retakan las pada paduan timbal. Dibandingkan dengan unsur-unsur pengotor lainnya, penghilangan pengotor Mg lebih mudah dilakukan.
Bahan pemurnian berbentuk butiran untuk penghilangan magnesium dapat menghilangkan ion magnesium dalam logam cair aluminium daur ulang.
Apabila Zn terdapat dalam paduan aluminium dalam bentuk pengotor, hal itu akan menurunkan kinerja pengelasan paduan aluminium tersebut.
Bahan pemurnian penghilang seng dapat menghilangkan ion seng dalam logam cair aluminium daur ulang.
Saat ini, pada dasarnya terdapat dua metode untuk mengurangi atau meminimalkan dampak merugikan besi terhadap paduan aluminium
Tujuannya adalah untuk mengurangi kandungan besi dalam lelehan aluminium melalui langkah-langkah tertentu; yang kedua adalah mengubah struktur fase besi dalam paduan aluminium dengan cara memanaskan lelehan hingga melebihi titik lelehnya, meningkatkan laju pendinginan, atau menambahkan zat pengubah atau penetral yang sesuai dengan tahap tersebut.
Proses ini pada dasarnya bertujuan untuk menambahkan bahan tambahan yang mengandung empat unsur, yaitu Cr, Mn, Zr, dan Ni, ke dalam cairan logam yang kaya besi, serta mengolahnya hingga membentuk fase kaya besi yang mengandung berbagai unsur. Senyawa-senyawa kaya besi yang mengandung berbagai unsur ini akan tumbuh seiring penurunan suhu, lalu mengendap.
Kemudian gunakan saringan busa keramik untuk menyaring lelehan yang telah mengendap guna menghilangkan partikel-partikel kecil yang kaya besi yang mengendap akibat kayu.
Fungsi Pabrik Pengolahan Aluminium
Ragen penentu digunakan terutama untuk menghilangkan hidrogen dan terak teroksidasi yang mengapung dalam cairan aluminium, sehingga cairan aluminium menjadi lebih murni, dan juga berfungsi sebagai bahan pembersih terak.
Sebagian komponen dalam bahan pemurnian mudah terurai pada suhu tinggi, dan gas yang dihasilkan rentan terhadap reaksi hidrogen, memiliki daya adsorpsi yang kuat terhadap inklusi terak, serta dengan cepat keluar dari cairan logam. Komponen lainnya juga memiliki fungsi sebagai bahan pembersih terak.
Ruang lingkup penggunaan
Proses ini cocok untuk paduan aluminium dengan kualitas umum (paduan dengan kandungan magnesium tinggi dan paduan aluminium-magnesium tidak dapat digunakan), serta saat peleburan aluminium murni, pemurnian dengan penghilangan gas, dan penghilangan terak.
Petunjuk
Taburkan bahan pemurnian ke permukaan cairan, tekan dengan cepat ke dalam aluminium cair, aduk, lalu biarkan diam untuk menghilangkan terak; misalnya, dengan bantuan semburan, menyemprotkan bahan pemurnian ke dalam aluminium cair menggunakan gas inert akan memberikan hasil yang lebih baik.















No Comments