19 Agustus Filter Busa Keramik Alumina dari Aluminium, Pakistan
Filter Busa Keramik Alumina Aluminium Pakistan memiliki kapasitas penyaringan logam cair yang besar, yang mampu secara efektif mengolah sejumlah besar logam cair yang dihasilkan secara terus-menerus di dalam tungku peleburan. Namun, terdapat masalah besar pada perangkat penyaringan logam cair konvensional yang dilengkapi dengan media penyaring berupa bahan keramik berpori datar.
Pada perangkat filter tradisional, logam cair mengalir ke bawah menuju Filter Busa Keramik Alumina. Dalam proses peralihan dari satu tungku peleburan ke tungku lainnya atau setelah proses penyaringan selesai, ketika aliran logam cair yang mengalir dari tungku ke perangkat penyaringan terhenti, logam cair yang masih tersisa di dalam perangkat penyaringan akan mengalir keluar melalui media penyaring.
Filter Busa Keramik Alumina dari Pakistan terbuat dari bahan busa fleksibel hidrofilik bersel terbuka dengan banyak rongga yang saling terhubung, yang dikelilingi oleh jaring busa fleksibel.
Bahan-bahan yang umumnya dapat digunakan antara lain busa polimer seperti busa poliuretan dan busa selulosa.
Secara umum, busa plastik organik yang mudah terbakar dan memiliki elastisitas serta kemampuan untuk kembali ke bentuk aslinya dapat digunakan.
Busa tersebut harus dibakar atau diuapkan pada suhu di bawah suhu pembakaran bahan keramik yang digunakan.
Demikian pula, busa dengan 5 hingga 100 pori per inci harus digunakan untuk menyediakan luas permukaan penyaringan yang diperlukan.
Tentu saja, ukuran bahan busa dapat bervariasi sesuai dengan ukuran akhir yang dibutuhkan.
Saluran aluminium cair yang terletak di antara cetakan berfungsi untuk mengalirkan aluminium cair. Struktur silinder berlubang ini sebaiknya digunakan untuk menyaring aluminium cair melalui pipa pembuangan. Dalam kedua kasus tersebut, tinggi media penyaring harus melebihi tinggi logam cair yang akan disaring.
Dalam kondisi normal, bahan penghalus butiran ditambahkan terlebih dahulu ke dalam cairan aluminium, dan proses penghilangan terak dilakukan setelah reaksi selesai berlangsung.
Di depan perangkat penyaring aluminium cair terdapat tangki penghilang gas, yang berfungsi untuk menghilangkan hidrogen dari aluminium cair.
Akhirnya, setelah melewati alat penyaring, kotoran-kotoran dalam lelehan aluminium tersaring keluar.
Terutama jika menggunakan filter keramik berbahan aluminium cair, setelah digunakan dalam jangka panjang, pori-pori akan tersumbat oleh natrium klorida yang teradsorpsi pada permukaannya.
Oleh karena itu, filter tersebut memiliki struktur jaringan berlapis-lapis. Ukuran pori-pori berkurang seiring arah aliran aluminium cair. Dengan mengatur ukuran partikel bahan granular, bahan granular tersebut dapat tersebar secara merata atau terstratifikasi dalam arah aliran aluminium cair, dan efek yang sama juga dapat dicapai, yaitu umur pakai filter yang lebih lama dapat diperoleh.















No Comments