Proses Pemurnian Aluminium

Proses Pemurnian Aluminium

Proses Pemurnian Aluminium

Proses Pemurnian Aluminium — Proses Elektrolitik
Dalam proses ini, oksigen dalam alumina bereaksi dengan anoda dan katoda karbon sehingga menghasilkan CO₂ dan aluminium.
Alumina tersebut dialirkan dari silo penyimpanan dan dimasukkan ke dalam bak bijih yang terletak di tengah-tengah sel.
Tempat penyimpanan tersebut kemudian memasok alumina ke sel sesuai kebutuhan.
Bubuk krioit (natrium fluorida) dan alumina dimasukkan ke dalam sel.
Arus listrik DC bertegangan rendah dan berarus besar dialirkan ke busbar anoda, dari mana arus tersebut diteruskan ke blok anoda, sementara pemantauan suhu bus DC pada proses peleburan aluminium dilakukan di ruang kontrol.
Arus listrik mengalir dari blok anoda, melewati campuran kriolit dan alumina, menuju katoda, dan dalam proses tersebut alumina mengalami reduksi sehingga berubah menjadi aluminium cair.
Aluminium cair mengalir ke dasar sel, lalu diambil dari sana menggunakan sifon ke dalam wadah peleburan dan diangkut dalam keadaan cair ke bengkel pengecoran untuk menjalani proses selanjutnya.

Proses Pemurnian Aluminium

Proses Pemurnian Aluminium– Pengecoran Aluminium
Aluminium cair dalam wadah peleburan dituangkan ke dalam tungku reverberasi, yang biasanya terletak di bagian rumah pengecoran pabrik peleburan.
Ini adalah tungku sederhana yang terdiri dari kotak baja yang dilapisi batu tahan api baik di bagian dalam maupun luar, serta dilengkapi dengan dua atau tiga pembakar gas yang terpasang pada dinding sampingnya.
Di bagian depan terdapat pintu bongkar muat yang dapat diturunkan dan dinaikkan sesuai kebutuhan, serta titik pengaliran di bagian belakang untuk memungkinkan logam disalurkan ke peralatan pengecoran.
Suhu tungku dijaga sedikit di atas 600°C sementara sampel aluminium cair diambil untuk mengevaluasi sifat-sifat logam tersebut. Segala langkah yang diperlukan dilakukan untuk menghilangkan kotoran.
Setelah tingkat kemurnian yang diperlukan tercapai, tungku dibuka dan aluminium cair dituang menjadi ingot, billet, atau balok persegi panjang, tergantung pada kebutuhan klien.
Billet dan balok tersebut kemudian dipotong sesuai ukuran standar, diberi cap berisi detail pengecoran, dan ditumpuk di atas palet untuk dikirim ke berbagai fasilitas ekstrusi aluminium.
Contoh tungku reverberasi ditunjukkan di bawah ini.

No Comments

Post A Comment