10 Agustus Filter Busa Keramik Bharat Aluminium Korba
Filter Busa Keramik dari Bharat Aluminium Korba memiliki kemampuan penyaringan yang sangat baik untuk aluminium cair. Teknologi ini memanfaatkan struktur tiga dimensi untuk menghilangkan inklusi oksida dan inklusi non-logam lainnya secara efektif dengan cara menghambat proses penangkapan dan adsorpsi. Baik itu batang aluminium, ingot aluminium, maupun coran pelat aluminium yang telah dilelehkan dan disaring, kualitas produknya akan mencapai hasil yang memuaskan.
Dalam penggunaan Filter Busa Keramik Bharat Aluminium Korba, ada dua hal yang harus diperhatikan.
1. Proses penyaringan membuat aliran aluminium cair menjadi teratur dan relatif tenang, tanpa adanya turbulensi.
2. Terak padat dalam logam cair berhasil dihilangkan, dan kualitas coran pun meningkat dengan cepat.
Dimensi filter busa keramik
660x660x50 (26 inci)
584x584x50 (23 inci)
508x508x50 (20 inci)
432x432x50 (17 inci)
381x381x50 (15 inci)
305x305x50 (12 inci)
228x228x50 (9 inci)
178x178x50 (7 inci)
Proses pengecoran ingot aluminium menggunakan aluminium cair yang disuntikkan ke dalam cetakan. Setelah didinginkan hingga menjadi lempengan cor dan dikeluarkan, proses penyuntikan ini merupakan langkah kunci yang menentukan kualitas produk.
Proses pengecoran juga merupakan proses fisik pengkristalan aluminium cair menjadi aluminium padat. Alur proses pengecoran ingot aluminium secara garis besar adalah sebagai berikut:
Pengambilan aluminium—pembentukan terak—pemeriksaan berat—pencampuran—pemuatan tungku—pembersihan—pencetakan—batangan aluminium untuk peleburan ulang—pemeriksaan produk jadi—pemeriksaan akhir produk—penyimpanan
Pengambilan aluminium—pembentukan terak—penimbangan—pencampuran—pemuatan tungku—pemurnian—pencetakan—batangan paduan—pencetakan batangan paduan—pemeriksaan produk jadi—pemeriksaan produk jadi—penyimpanan
Metode pengecoran yang umum digunakan dibagi menjadi pengecoran kontinu dan pengecoran semi-kontinu vertikal
Pengecoran berkelanjutan
Pengecoran berkelanjutan dapat dibagi menjadi pengecoran dengan tungku pencampur dan pengecoran eksternal. Keduanya menggunakan mesin pengecoran berkelanjutan. Pengecoran dengan tungku pencampur adalah proses menuangkan aluminium cair ke dalam tungku pencampur, dan terutama digunakan untuk memproduksi ingot aluminium yang akan dilebur kembali dan digunakan dalam pengecoran paduan.
Pengecoran luar dilakukan secara langsung dari wadah tuang ke mesin pengecoran, yang umumnya dilakukan ketika peralatan pengecoran tidak dapat memenuhi persyaratan produksi atau kualitas bahan baku yang masuk terlalu buruk untuk langsung dimasukkan ke dalam tungku.
Karena tidak ada sumber panas eksternal, wadah tuang harus memiliki suhu tertentu, umumnya antara 690°C dan 740°C pada musim panas serta 700°C hingga 760°C pada musim dingin, guna memastikan ingot aluminium memiliki penampilan yang lebih baik.














No Comments