Filter Keramik Mesir dari aluminium

Filter Keramik Mesir dari aluminium

Filter Keramik Mesir dari aluminium

Filter Keramik Mesir untuk aluminium dapat secara efektif menghilangkan kotoran dalam aluminium cair, mengurangi gas yang terperangkap, dan menghasilkan aliran laminar, sehingga logam yang telah disaring menjadi jauh lebih bersih.
Berkat ketahanannya yang sangat baik terhadap keausan dan korosi akibat aluminium cair, bahan ini terus menghasilkan produk aluminium murni berkualitas tinggi selama proses pengecoran aluminium, sehingga mengurangi limbah dan meminimalkan cacat inklusi, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan laba.

Produk-produk tersebut dapat diproduksi melalui prosedur tertentu dan memiliki pori-pori struktural yang unik, mirip dengan bentuk busa (yang disebut saluran kontak 3D) serta pori-pori tak terhingga (yang hanya dapat diamati dengan mikroskop berdaya pembesaran tinggi).

Filter Keramik Mesir dari aluminium

Dibandingkan dengan produk sejenis, Filter Keramik Mesir berbahan aluminium memiliki keunggulan-keunggulan berikut ini
1. Komposisi kimia yang stabil
2. Kekuatan yang luar biasa
3. Ketahanan terhadap suhu tinggi
4. Meredakan gangguan pada organ logam

Filtrasi dengan pelat keramik berbusa: Keramik berbusa merupakan jenis bahan filter keramik baru yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir. Umumnya, pelat filter ini dibuat dengan ketebalan 50 mm dan panjang 200–600 mm, serta memiliki porositas sebesar 8–0,9.

Saat pelat keramik berbusa menyaring aluminium cair, aluminium cair tersebut mengalir melalui lubang-lubang berliku pada keramik, dan partikel-partikel inklusi yang terkandung di dalamnya terperangkap di dalam pelat keramik akibat efek gabungan dari tekanan aksial, gesekan, dan gaya adsorpsi permukaan dari aliran aluminium cair. Permukaan bagian dalam lubang dan celah tersebut membentuk rongga, sehingga partikel inklusi dan cairan aluminium terpisah.

Terak yang tertinggal di atas pelat keramik setelah beberapa waktu juga turut berperan dalam proses adsorpsi dan penangkapan terak. Kemampuannya untuk menyerap dan menahan aluminium cair jauh lebih besar daripada pelat keramik itu sendiri, sehingga memungkinkan untuk filter keramik pelat untuk menyaring terak yang ukurannya jauh lebih kecil daripada lubang-lubang pada pelat tersebut. Secara umum, semakin tebal pelat keramik, semakin kecil ukuran lubangnya, dan cairan aluminium mengalir melalui pelat keramik tersebut. Semakin lambat laju alirannya, semakin baik pula hasil penyaringannya.

Jumlah total dan tingkat kebersihan aluminium cair tidak hanya memengaruhi efektivitas penyaringan, tetapi juga memengaruhi masa pakai pelat keramik. Biasanya, perangkat penyaring dengan pelat keramik berbusa mirip dengan penyaring kain kaca, dan ditempatkan langsung di atas pelat shunt. Sebelum proses pengecoran, pelat keramik harus dipanaskan terlebih dahulu hingga sekitar 600 derajat. Karena pelat keramik bersifat keras, rapuh, dan memiliki konduktivitas termal yang rendah, penambahan panas pada tahap awal harus dilakukan secara perlahan. Setelah dipanaskan hingga di atas 200 derajat, kecepatan pemanasan dapat ditingkatkan; jika tidak, pelat keramik mudah pecah.

Baru-baru ini, menurut laporan media asing, pemerintah Mesir berencana untuk memulai proyek modernisasi dan peningkatan kapasitas Egypt Aluminum, satu-satunya produsen aluminium di negara tersebut.

Perusahaan Aluminium Mesir mulai beroperasi pada tahun 1975, dengan kapasitas produksi aluminium yang dirancang sebesar 320.000 ton.

Pada akhir tahun 2019, diusulkan untuk memodernisasi dan meningkatkan fasilitas tersebut serta memperluas kapasitas produksinya menjadi 570.000 ton.

Namun, akibat dampak virus corona, proyek tersebut belum diluncurkan.

Baru-baru ini, pemerintah berencana untuk melanjutkan kembali proyek ini.

Hisham Tawfiq, Menteri Negara Mesir, menyatakan bahwa Bechtel dari Amerika Serikat sedang menyusun studi kelayakan untuk proyek tersebut, dan studi kelayakan tersebut diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun ini.

Proyek ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu mengganti jalur produksi lama dan menambahkan jalur produksi baru.

Menurut Tawfiq, enam perusahaan asing telah menyatakan minatnya untuk ikut serta dalam tender pengadaan peralatan utama.

No Comments

Post A Comment