22 November Filter Keramik Delemar Aluminium Mesir
Filter Keramik Delemar Aluminium Mesir memberikan penyaringan mendalam untuk menghilangkan sejumlah besar kotoran dalam aluminium cair, sementara profil jaringnya Filter Keramik memberikan penyaringan yang menyeluruh dan mendalam untuk menghilangkan kotoran dalam aluminium cair.
Filter Keramik Delemar Aluminium Mesir memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap guncangan termal tinggi, sekaligus tetap mempertahankan efisiensi dalam menghilangkan kotoran melalui proses penyaringan yang berkelanjutan dan menyeluruh.
Digunakan untuk menghasilkan inklusi non-logam. Di antara inklusi tersebut, kontaminasi logam yang disebabkan oleh pengotor oksida (Al₂O₃) merupakan yang paling serius.
Secara umum, jumlah total pengotor oksida dalam paduan tersebut berkisar antara 0,002% hingga 0,02%.
Sumber-sumber inklusi dalam paduan aluminium adalah sebagai berikut:
(1) Oksida yang terbentuk akibat reaksi antara permukaan paduan aluminium dan gas pengoksidasi dalam gas tungku, seperti Al₂O₃.
Lapisan oksida ini dapat melindungi aluminium cair agar tidak teroksidasi.
Namun, begitu lapisan permukaan tersebut pecah, lapisan tersebut akan terendam dalam aluminium cair. Karena Al₂O₃ memiliki titik leleh yang tinggi (2.050 derajat) dan kepadatan yang lebih tinggi daripada aluminium cair (3,5–4,0), zat tersebut tidak akan mengapung, sehingga mudah terbentuknya pengotor oksida dalam coran.
(2) Oksida dalam bahan baku juga merupakan sumber utama pengotor oksida dalam paduan. Sebagai contoh, paduan aluminium dan paduan induk mengandung pengotor seperti Al₂O₃, dan karat aluminium (Al(OH)₃) pada permukaan paduan aluminium akan secara langsung mencemari aluminium cair selama proses peleburan.
Dibandingkan dengan aluminium, unsur-unsur paduan seperti silikon, seng, dan tembaga memiliki afinitas yang lebih rendah terhadap oksigen dan tidak mudah teroksidasi berkat perlindungan lapisan oksida. Meskipun sejumlah kecil unsur-unsur tersebut teroksidasi, oksida yang dihasilkan sangat padat dan tidak akan merusak kontinuitas lapisan oksida aluminium. Oleh karena itu, proses peleburan paduan Si, Cu, dan Zn tidak memerlukan penambahan bahan pelapis.
Unsur yang memiliki afinitas terhadap oksigen dalam paduan aluminium adalah magnesium. Magnesium lebih ringan daripada aluminium dan lebih mudah teroksidasi daripada aluminium. MgO yang terbentuk setelah oksidasi tidak padat dan akan merusak lapisan oksida aluminium yang padat. Karena magnesium akan merusak efek pelindung lapisan oksida aluminium, paduan aluminium-magnesium harus dilebur sesuai dengan ketentuan fluks.
Menurut laporan portal Mesir MASRAWY pada 14 November (Minggu)
Para produsen produk aluminium Mesir menyatakan bahwa keputusan untuk menghapuskan tarif atas produk aluminium merupakan keputusan yang tepat dan sejalan dengan kepentingan industri tersebut, serta akan menurunkan harga produk jadi di pasar.
Nevin Jameh, Menteri Perdagangan dan Industri Mesir, mengeluarkan dua keputusan menteri untuk menghentikan penerapan tarif protektif terhadap impor aluminium.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian pada hari Minggu (14 Oktober), Menteri Nevin Jameh menangguhkan Keputusan No. 907 Tahun 2019 dan No. 168 Tahun 2021. Langkah-langkah perlindungan.
Galal Abdel-Fattah, Direktur Perusahaan Produksi Aluminium Mesir, mengatakan kepada Masrawy bahwa keputusan untuk menghapuskan tarif protektif atas impor aluminium merupakan keputusan yang sangat tepat.
Jaber Al-Tohamy, pemilik New Kitchen Gama yang memproduksi peralatan rumah tangga berbahan aluminium, sependapat dengannya, dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut tepat, terutama setelah terjadi lonjakan tajam harga minyak mentah pada periode sebelumnya.
Menurut Galal Abdel-Fattah, keputusan tersebut sejak awal telah merugikan produsen aluminium, karena bea ekspor dikenakan pada minyak mentah impor, sementara tidak ada langkah-langkah perlindungan yang diambil untuk produk jadi.
Pada bulan April 2020, Kementerian Perdagangan dan Industri Mesir memutuskan untuk memberlakukan kebijakan perpajakan selama tiga tahun terhadap produk-produk aluminium impor, termasuk cetakan, silinder, dan kawat.
Pelaksanaan keputusan tersebut adalah: 16,51 TP3T dari nilai CIF pada tahun pertama, dengan nilai minimum 333 dolar AS per ton; 13,51 TP3T dari nilai CIF pada tahun kedua, dengan nilai minimum 271 dolar AS per ton; dan 10,51 TP3T dari nilai CIF pada tahun ketiga, setidaknya US$211 per ton.
Galal Abdel-Fattah menjelaskan bahwa tidak dikenakannya bea masuk pada produk jadi seperti peralatan makan memberikan tekanan pada produsen, sambil mencatat bahwa beberapa pedagang telah mengimpor produk dari negara lain dengan harga yang jauh lebih murah daripada produk Mesir.
Galal Abdel-Fattah mengatakan bahwa mengingat kenaikan harga yang terus berlanjut, pabrik-pabrik aluminium Mesir tidak akan mampu melanjutkan kegiatan usaha di sektor ini dalam beberapa bulan ke depan jika bea masuk terus dikenakan pada produk billet.














No Comments