08 Des Filter untuk Aluminium Cair
Filter untuk Aluminium Cair merupakan filter aluminium cair yang sangat efektif dan tahan lama untuk menyaring kotoran oksida maupun non-oksida.
Partikel padat non-logam yang tersuspensi dalam logam cair dapat menimbulkan masalah serius dalam proses pengecoran dan pembuatan aluminium.
Partikel-partikel ini sebagian besar terdiri dari oksida, yang masuk ke dalam cairan logam bersama dengan limbah selama proses peleburan, atau dihasilkan melalui oksidasi langsung dengan udara, uap air, karbon dioksida, dan gas-gas pengoksidasi lainnya saat logam diproses dalam keadaan cair. .
Lapisan oksida berukuran sangat halus yang tercampur ke dalam logam cair sangat berbahaya karena tidak dapat disaring sebagai terak dan tetap tersuspensi dalam logam cair, berbeda dengan oksida makroskopis dan partikel padat lainnya.
Telah diusulkan untuk memberikan daya apung pada partikel-partikel oksida ini melalui gelembung-gelembung hidrogen mikroskopis yang teradsorpsi pada partikel-partikel tersebut.
Meskipun usulan ini dan prediksi-prediksi lain mengenai adanya suatu bentuk hubungan antara hidrogen dan partikel padat dalam cairan logam belum didukung oleh bukti eksperimental yang meyakinkan, fakta yang telah diakui adalah bahwa memang terdapat hubungan antara partikel padat dan hidrogen dalam proses pengecoran logam. Interaksi antara.
Partikel padat yang tersebar di dalam logam berfungsi sebagai inti, sehingga membentuk gelembung hidrogen selama proses pemadatan logam.
Selain itu, pengotor non-logam ini dapat bertindak sebagai penguat tegangan dan sangat merusak sifat mekanis logam cor.
Selain itu, pengotor non-logam menimbulkan kendala dalam proses produksi aluminium. Hal ini menyebabkan masalah pada paduan, seperti keausan alat yang berlebihan dalam proses pengecoran cetakan, serta munculnya cacat permukaan pada produk yang digulung atau diekstrusi.
Saat menyaring logam cair, karena suhu Filter untuk Aluminium Cair jauh lebih rendah daripada suhu penuangan logam cair, logam cair yang pertama kali bersentuhan dengan filter harus mentransfer panas ke Filter aluminium cair.
Karena filter menyerap panas dari logam, suhu bagian logam cair yang terkena pun menurun, sehingga logam tersebut mengeras.
Ketika logam mengeras di dalam filter, logam padat tersebut dapat menyumbat filter secara keseluruhan atau setidaknya sebagian, atau dapat menyebabkan tahap awal proses penyaringan berlangsung dengan kecepatan lambat, sehingga menurunkan kinerja filter.
Oleh karena itu, filter keramik berbahan busa perlu dipanggang sebelum digunakan. Biasanya, filter ini dipanggang menggunakan gas selama 15–20 menit.













Sorry, the comment form is closed at this time.