Penghilang Terak Aluminium

Penghilang Terak Aluminium

Penghilang Terak Aluminium

Penghilang Terak Aluminium menggunakan rotor untuk meniupkan gas inert (argon atau nitrogen) ke dalam aluminium cair guna memecahnya menjadi sejumlah besar gelembung yang tersebar dan menyebarkannya di dalam cairan aluminium tersebut.

Gelembung-gelembung dalam cairan logam memanfaatkan perbedaan tekanan parsial gas dan prinsip adsorpsi permukaan untuk menyerap hidrogen dalam cairan logam, mengadsorpsi terak yang teroksidasi, serta terangkat keluar dari permukaan cairan logam saat gelembung-gelembung tersebut naik, sehingga cairan logam dapat dimurnikan.
Karena gelembung-gelembung tersebut berukuran kecil dan tersebar, gelembung-gelembung tersebut tercampur secara merata dengan cairan cair yang berputar, lalu berputar dan perlahan naik membentuk spiral.
Saat bersentuhan dengan logam cair, aliran udara yang dihasilkan oleh kenaikan linier berkelanjutan tidak akan terbentuk, sehingga secara signifikan meningkatkan efektivitas pemurnian. Baik argon maupun nitrogen dapat digunakan untuk menghilangkan gas dari aluminium cair. Kemurnian gas inert harus di atas 99,95%. Gas ini cocok untuk memurnikan dan menghilangkan gas dari aluminium cair di tungku cawan, tungku kolam, tungku refleks, wadah tuang, dan kotak statis. The penghilang gas aluminium Diperlukan penyesuaian pada pelat penutup, dan rotor grafit harus dimasukkan hingga ke tengah mulut wadah peleburan agar dapat berfungsi.
Jika Anda membutuhkan bantuan, silakan hubungi sales@adtechamm.com

Penghilang Terak Aluminium

Efisiensi kerja Alat Penghilang Terak Aluminium
Rotor yang berputar memecah nitrogen (atau argon) dalam aluminium cair menjadi sejumlah besar gelembung-gelembung yang tersebar, lalu menyebarkannya ke dalam logam cair tersebut.
Gelembung-gelembung dalam cairan logam memanfaatkan perbedaan tekanan parsial gas dan prinsip adsorpsi permukaan untuk menyerap hidrogen dalam cairan logam, mengadsorpsi terak yang teroksidasi, serta terangkat keluar dari permukaan cairan logam saat gelembung-gelembung tersebut naik, sehingga cairan logam dapat dimurnikan.
Karena gelembung-gelembung tersebut berukuran kecil dan tersebar, gelembung-gelembung tersebut tercampur secara merata dengan cairan cair yang berputar, lalu berputar dalam bentuk spiral sambil perlahan-lahan naik ke atas. Saat bersentuhan dengan cairan cair, aliran udara yang biasanya terbentuk akibat kenaikan linier yang terus-menerus tidak akan terbentuk, sehingga secara signifikan meningkatkan efektivitas pemurnian.
Baik argon maupun nitrogen dapat digunakan sebagai gas inert untuk menghilangkan gas dari aluminium cair. Kemurnian gas inert tersebut harus di atas 99,95%.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.