Filter busa keramik berpori

Filter busa keramik berpori

Filter busa keramik berpori

Filter busa keramik berpori

Filter busa keramik berpori yang digunakan pada bahan granular oksida aluminium seharusnya menjadi pilihan yang jelas bagi siapa pun yang ahli di bidang bahan tahan api yang digunakan untuk menampung aluminium cair dan paduannya.
Alumina relatif tidak reaktif secara kimia dalam aluminium cair dan paduan-paduannya yang umum, termasuk paduan yang mengandung magnesium.
Filter busa keramik berpori juga banyak digunakan sebagai bahan granular dalam bahan tahan api yang digunakan pada tungku, baik untuk proses peleburan maupun untuk menampung paduan aluminium cair.
Selain itu, sebelum munculnya filter busa keramik sekali pakai yang dapat diganti untuk menyaring aluminium cair, digunakanlah filter dengan pengisi alumina lamelar. Filter dengan pengisi tersebut berupa wadah besar yang dipanaskan dan berisi butiran alumina lamelar yang tidak terikat, yang digunakan untuk proses pengecoran berulang selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu. Waktu paparan logam cair yang lama terhadap bahan agregat yang tidak terikat, seperti dalam filter busa keramik Dalam hal bahan pengisi dan bahan tahan api, diperlukan penggunaan bahan granular yang inert secara kimia, seperti aluminium oksida.

Filter busa keramik berpori

Namun, alumina memiliki koefisien muai panas linier yang relatif tinggi (8,0 × 10⁻⁶ / °C), dan bentuk monolitik alumina, seperti filter busa keramik, memiliki ketahanan panas yang rendah akibat tegangan termal yang tinggi yang disebabkan oleh kombinasi gradien termal akibat pemanasan yang tidak merata serta koefisien ekspansi termal yang tinggi.
Selama proses pemanasan awal dan kontak awal dengan logam cair, bahan filter busa keramik berpori jaring dapat retak atau pecah, sehingga bahan filter tersebut masuk ke dalam ingot atau billet, di mana kemudian menjadi inklusi.
Selain itu, ketika filter keramik berbahan dasar busa alumina ditempatkan di dalam wadah filter selama proses pemanasan awal dan saat digunakan, tegangan tekan melintang yang tinggi dapat timbul akibat koefisien muai panas filter yang tinggi, sehingga menyebabkan kerusakan pada filter saat mengalami kompresi.

Berikut ini adalah persyaratan untuk bahan yang ideal bagi filter busa keramik.
1. Ketahanan terhadap suhu tinggi – bahan tersebut tidak boleh retak atau pecah selama proses pemanasan awal atau saat bersentuhan dengan logam cair. Bahan tersebut harus memiliki koefisien muai panas yang rendah untuk meminimalkan tegangan kompresi lateral saat berada di dalam mangkuk filter.
2. Ketahanan terhadap korosi – bahan filter tidak boleh memiliki aktivitas kimia yang signifikan dalam rentang aplikasi yang dimaksud (waktu, suhu, kandungan paduan) dan tidak boleh terkena aluminium cair serta paduan-paduannya yang umum.
3. Kekuatan lentur dan tekan yang memadai.
4. Profitabilitas di sektor manufaktur.
5. Bahan filter setelah digunakan harus aman untuk ditangani dan dibuang.
6. Memiliki kepadatan rendah atau bobot yang ringan, sehingga memudahkan pekerjaan operator jembatan tuang.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.