30 Agustus Parameter acuan mengenai penggunaan filter busa.
Parameter acuan mengenai penggunaan filter busa.
Sifat-sifat yang diperlukan.
Tentu saja, filter tersebut harus mampu menghilangkan partikel-partikel inklusi secara efektif, namun tidak menimbulkan hambatan yang berlebihan terhadap aliran logam. Agar dapat berfungsi dengan baik, filter tersebut juga harus tahan terhadap tegangan termal dan mekanis yang terjadi selama proses pengecoran. Filter tersebut tidak boleh mengalami penyumbatan akibat interaksi antara logam, terak, dan filter, serta tidak boleh mengalami korosi akibat gaya-gaya yang bekerja pada filter selama aliran logam.
Jenis-jenis filter.
Filter yang tersedia di pasaran memiliki salah satu dari dua jenis berikut: 1) pori-pori lurus dengan penampang melintang konstan (sarang lebah), atau 2) pori-pori yang saling terhubung dengan banyak perubahan arah dan penampang melintang yang diperoleh melalui proses pembusaan. Jenis filter ketiga berbentuk corong dengan celah-celah sempit pada badan berbentuk corong tersebut. Bahan tahan api yang paling umum digunakan adalah alumina, zirkonia, spinel zirkonia, silikon karbida, dan campuran bahan-bahan tersebut.
Ukuran pori (sel) dan porositas.
Filter seluler (berpori) dan filter busa keramik diproduksi dalam rentang ukuran pori tertentu. Untuk filter seluler, ukuran pori biasanya dinyatakan sebagai rasio sel per inci persegi. Untuk filter busa, ukuran pori biasanya dinyatakan sebagai rasio jumlah pori yang dilintasi oleh sebuah garis lurus – pori per inci.
Ukuran pori pada filter ekstrusi (diekstrusi) umumnya berkisar antara 64 hingga 121 dan 240 pori per inci persegi. Untuk filter busa, ukuran pori yang paling umum adalah 10, 20, dan 30 pori per inci. Untuk pengecoran besi dan baja, ukuran pori yang lebih besar lebih disukai untuk memastikan kecepatan pengisian cetakan yang memadai. Ukuran pori yang lebih kecil dapat digunakan saat paduan dicor dengan tingkat pemanasan berlebih yang sangat tinggi, serta dalam pengecoran investasi, di mana filter dipanaskan bersamaan dengan cetakan.
Ukuran pori dan luas permukaan yang sebenarnya dapat ditentukan dengan cepat pada filter sarang lebah yang dipres. Geometri filter pori jauh lebih kompleks. Filter busa keramik terdiri dari sel-sel berbentuk bulat yang saling terhubung melalui beberapa “jendela”. Diameter sel-sel ini menentukan luas permukaan bagian dalam filter busa keramik. Ukuran jendela mewakili diameter saluran pembatas untuk aliran logam cair.
Penempatan filter.
Filter ditempatkan secara horizontal di dalam cetakan pada bagian bawah cetakan, sehingga logam cair dapat mengalir melalui permukaan terbuka filter. Logam tersebut dengan cepat menutup permukaan filter, sehingga mengurangi gradien termal dalam struktur filter. Sistem ini melindungi dari guncangan yang dapat terjadi akibat aliran logam di atas filter, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan filter.
Filter juga berfungsi dengan baik dalam posisi tegak, meskipun dalam hal ini penggantiannya lebih sulit. Filter berbentuk bulat lebih mudah dipasang secara vertikal dibandingkan yang berbentuk persegi.







Sorry, the comment form is closed at this time.