14 Agustus Pengecoran Aluminium Menggunakan Filter Busa Keramik Alumina
Pengecoran Aluminium Menggunakan Filter Busa Keramik Alumina
Petunjuk Pengecoran Aluminium Menggunakan Filter Busa Keramik Alumina
Periksa dan bersihkan permukaan wadah filter, jaga agar tetap bersih dan utuh.
Letakkan filter dengan hati-hati di dalam mangkuk filter, lalu tekan segel karet di sekeliling filter dengan tangan untuk mencegah aluminium cair menyebar atau terapung.
Gunakan pemanasan listrik atau gas untuk memanaskan mangkuk filter dan filter busa keramik secara merata selama 15–30 menit; pastikan suhunya mendekati suhu aluminium cair. Suhu pemanasan awal untuk filter busa keramik harus di atas 260℃. Kapas yang mengembang akan mengeras setelah pemanasan awal. Prosedur ini membuat filter busa keramik terpasang kokoh di dalam aluminium cair. Pemanasan awal juga menyebabkan busa keramik
pori-pori filter tetap terbuka dan mencegah penyumbatan yang disebabkan oleh pemuaian dan penyusutan termal.
Perhatikan perubahan ketinggian aluminium cair, dan jaga agar aliran aluminium cair tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ketinggian awal aluminium cair yang normal adalah 100–150 mm. Ketinggian tersebut akan turun di bawah 75–100 mm saat aluminium cair mengalir, dan kemudian akan perlahan-lahan meningkat kembali.
Jangan memukul atau mengguncang filter busa keramik selama proses penyaringan. Pada saat yang sama, atur laju aliran aluminium cair di saluran tuang agar tidak terlalu banyak maupun terlalu sedikit.
Keluarkan filter busa keramik dan bersihkan wadah filter segera setelah proses penyaringan selesai.
Karakteristik Pengecoran Aluminium dengan Menggunakan Filter Busa Keramik Alumina
-Mengurangi limbah yang disebabkan oleh inklusi.
-Mengurangi biaya yang terkait dengan cacat inklusi.
-Tingkatkan produktivitas dengan kecepatan ekstrusi atau penggulungan yang lebih tinggi.
-Tingkatkan fleksibilitas pengecoran dengan penggantian paduan yang mudah.
-Dilarang membawa logam.












No Comments