Filter Busa Keramik Yunani Aluminium

Filter Busa Keramik Yunani Aluminium

Filter Busa Keramik Yunani Aluminium

Filter Keramik Busa Aluminium Yunani digunakan untuk menyaring aluminium cair sebelum proses pengecoran. Proses penyaringan ini menghilangkan partikel-partikel yang dapat menyebabkan kualitas produk akhir menjadi buruk.

Filter Busa Keramik Yunani dari Aluminium untuk coran aluminium terdiri dari bahan busa fleksibel bersel terbuka, yang sebaiknya bersifat hidrofobik, dengan sejumlah rongga yang saling terhubung dan dikelilingi oleh jaring dari bahan busa fleksibel.
Bahan-bahan yang umumnya dapat digunakan antara lain busa polimer seperti busa poliuretan dan busa selulosa.
Secara umum, busa organik yang mudah terbakar apa pun dapat digunakan asalkan memiliki elastisitas dan kemampuan untuk kembali ke bentuk aslinya. Busa tersebut harus dibakar atau diuapkan pada suhu di bawah suhu pembakaran bahan keramik yang digunakan.

Filter Busa Keramik Yunani Aluminium

Saat menggunakan sebuah filter busa keramik, pasang filter cakram keramik di dalam kotak filter CFF. Aluminium cair dituangkan ke dalam wadah filter melalui filter busa keramik, yang menahan partikel-partikel halus dalam logam cair tersebut. Setelah proses pengecoran selesai, terak aluminium yang tersisa di dalam filter keramik akan membentuk balok aluminium yang hampir padat.

Filter busa keramik mampu menghilangkan sejumlah besar inklusi semacam itu dari aluminium cair. Teknologi filtrasi busa keramik telah menjadi metode filtrasi paduan aluminium komersial terkemuka di dunia. Berkat biaya pemasangan dan pengoperasiannya yang rendah serta kemudahan penggunaannya, teknologi ini dengan cepat menyebar ke berbagai pabrik pengecoran aluminium dengan berbagai jenis dan tingkat kompleksitas.

Selama bertahun-tahun, para pemasok filter busa keramik 6063 dari limbah aluminium di Coimbatore telah membantu pabrik pengecoran aluminium memperoleh cairan logam yang lebih bersih, yang merupakan syarat penting bagi peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Sebagai contoh, dalam penerapan panel pada badan kaleng aluminium, filter busa dengan kepadatan 40 dan 50 lubang per inci (PPI) kini umum digunakan dalam produksi lembaran.
Selain itu, saat ini sedang dilakukan evaluasi terhadap filter dengan pori-pori yang lebih halus.
Namun demikian, penggunaan filter berpori lebih halus memerlukan banyak proses pra-perlakuan untuk mengurangi kandungan partikel asing dan mencegah filter tersumbat sebelum waktunya atau tersumbat akibat partikel asing yang tersisa.
Kehadiran partikel padat seperti oksida, karbida, nitrida, dan senyawa borat dalam logam (seperti aluminium) serta inklusi yang tidak larut dalam cairan (seperti garam cair) akan sangat memengaruhi plastisitas selama proses pelatikan atau ekstrusi, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas produk.

No Comments

Post A Comment