19 April Penghilangan Gas dari Aluminium Menggunakan Klorin
Penghilangan Gas dari Aluminium Menggunakan Klorin
Penghilangan Gas dari Aluminium dengan Klorin merupakan proses pemurnian aluminium primer utama yang menggunakan campuran gas klorin, nitrogen, atau klorin.
Penghilangan Gas dari Aluminium Menggunakan Klorin
Sebelumnya, gas klorin reaktif digunakan sebagai bahan pemurni (metode klorinasi). Dalam metode klorinasi, ketika gas klorin dimasukkan ke dalam cairan aluminium, terbentuklah banyak AlCl₃ berukuran sangat kecil, dan gelembung-gelembung tersebut tercampur secara merata dalam cairan aluminium.
Hidrogen yang terlarut dalam cairan aluminium, serta beberapa inklusi mekanis, teradsorpsi pada gelembung AlCl₃, dan dilepaskan saat gelembung AlCl₃ tersebut naik ke permukaan cairan aluminium.
Ketika klorin ditambahkan, beberapa unsur yang muatannya lebih negatif daripada aluminium dapat mengalami klorinasi, seperti kalsium, natrium, magnesium, dan sebagainya, yang dipisahkan oleh gas klorin untuk membentuk klorida masing-masing.
Oleh karena itu, metode klorinasi merupakan metode pemurnian aluminium primer yang sangat efektif. Jumlah gas klorin yang digunakan adalah 500–700 g per ton aluminium.
Namun, karena oksigen bersifat beracun dan relatif mahal, untuk menghindari polusi udara serta menekan biaya produksi ingot aluminium, proses klorinasi secara bertahap telah digantikan dengan metode pemurnian menggunakan gas inert—yaitu nitrogen—dalam industri aluminium modern.
Penghilangan Gas dari Aluminium Menggunakan Nitrogen
Bola alumina (418 mm) digunakan sebagai media penyaring. N₂ disalurkan langsung ke dalam cairan aluminium.
Cairan aluminium secara terus-menerus dialirkan ke dalam tungku pemurnian, dilewatkan melalui lapisan filtrasi bola alumina, dan dibilas dengan nitrogen, sehingga inklusi non-logam dan hidrogen terlarut dalam cairan aluminium tersebut dihilangkan, lalu dikeluarkan secara terus-menerus, sehingga gelembung-gelembung nitrogen halus tersebar secara merata. Proses ini berfungsi sebagai agen pemurnian dalam cairan aluminium yang diolah.
Nitrogen tidak menimbulkan polusi terhadap atmosfer, dan kapasitas pengolahannya cukup besar. Proses ini mampu mengolah 200–600 kg aluminium cair per menit, dan jumlah kehilangan aluminium yang disebabkan oleh proses pemurnian tersebut relatif lebih kecil, sehingga saat ini banyak digunakan.
Namun, proses ini tidak menghilangkan kalsium, natrium, dan magnesium dari aluminium dengan cara yang sama seperti klorin.
Penghilangan Gas dari Aluminium Menggunakan Klorin dan Nitrogen
Campuran klorin dan nitrogen digunakan untuk memurnikan aluminium cair; campuran ini berfungsi untuk menghilangkan hidrogen dan memisahkan oksida di satu sisi, serta menghilangkan beberapa pengotor logam (seperti magnesium) dari aluminium di sisi lain. Komposisi umumnya adalah 90% nitrogen dan 10% klorin.
Selain itu, terdapat campuran 10% klorin + 10% karbon dioksida dan 80% nitrogen. Efeknya lebih baik; karbon dioksida dapat membuat klorin dan nitrogen menyebar dengan baik, sehingga dapat mempersingkat waktu pengoperasian.
ADTECH terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.
ADTECH merupakan salah satu pelopor yang diikuti oleh Perusahaan Internasional, yang terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.
1.Filter Busa Keramik
2. Unit Penghilang Gas
3. Kotak Filter
4. Seri pengecoran hot-top
5. Nozel pengecoran gulung
6. Seri Flux
7. Bahan Metalurgi Lainnya
SALES@ADTECHAMM.COM














Mahmoud - Motevaze
Posted at 21.20, 10 SeptemberSalam. Yang terhormat Bapak :MD. Kami adalah perusahaan teknik dan konsultasi di Iran. Saat ini kami menerima permintaan penawaran untuk mesin degassing berteknologi tinggi yang digunakan dalam proses degassing logam cair. Mohon kirimkan penawaran harga Anda beserta seluruh spesifikasi teknis ke m.motevaze@dfk.co.ir dan salinannya ke alamat email pribadi saya email:mahmotevaze@yahoo.com. Serta salinannya ke nomor WhatsApp saya +98-9125207496. Salam hormat