21 Oktober Penyaringan dengan Busa Keramik
Penyaringan dengan busa keramik merupakan metode yang sangat efektif untuk memastikan kemurnian logam cair selama proses pengecoran. Metode ini memiliki karakteristik konduktivitas termal yang sangat baik, stabilitas, dan ketahanan terhadap perubahan suhu yang mendadak.
Penyaringan Busa Keramik menerapkan prinsip adsorpsi, yang mampu secara efektif menghilangkan partikel-partikel kotoran berukuran besar maupun kecil tanpa menyebabkan serpihan terlepas, sehingga secara efektif mengurangi polusi pada aluminium cair.
Ketahanan terhadap guncangan termal yang sangat baik, meningkatkan ketahanan terhadap erosi logam cair, dapat menstabilkan aliran aluminium, mendukung proses pengisian cetakan, mengurangi cacat akibat terak dan lubang jarum, serta meningkatkan kualitas dan produktivitas paduan aluminium.
Filter busa keramik dilapisi dengan gasket, yang terletak di antara filter dan kotak filter untuk mencegah aluminium cair bocor melalui celah di antara keduanya.
Kami filter busa keramik menggunakan 2 jenis gasket penyegel yang berbeda, yaitu gasket serat kapas dan bahan kapas yang dapat mengembang.
Metode pemurnian di mana cairan lelehan dialirkan melalui filter yang terdiri dari zat netral atau zat aktif untuk memisahkan partikel padat yang tersuspensi di dalam cairan lelehan tersebut disebut filtrasi.
Metode filtrasi merupakan metode yang paling efektif dan andal untuk menghilangkan inklusi non-logam dalam cairan aluminium.
Berdasarkan perbedaan kinerja penyaringan, metode penyaringan logam cair paduan aluminium dapat dibagi menjadi dua jenis: penyaringan permukaan dan penyaringan dalam.
Berdasarkan jenis bahan saringnya, sistem ini dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu: penyaringan dengan bahan jaring kain saring (seperti jaring kain saring, jaring logam, dan sebagainya), penyaringan dengan bahan padat (seperti lapisan pengisi partikel longgar, filter keramik, dan filter keramik berbusa), serta penyaringan dengan lapisan cairan (seperti penyaringan lapisan fluks dan pemurnian fluks listrik).
Di antara metode-metode tersebut, metode filtrasi yang paling sederhana adalah filtrasi dengan kain kaca, terutama pelat filter keramik berbusa, tabung filter, filtrasi lapisan dalam, dan sebagainya.
Kain kaca untuk penyaringan aluminium cair telah banyak digunakan di seluruh dunia, dan secara luas diterapkan dalam proses pemindahan cetakan serta penyaringan logam cair.
Metode ini memiliki karakteristik daya adaptasi yang tinggi, pengoperasian yang sederhana, dan biaya rendah, namun efektivitas penyaringannya tidak stabil. Metode ini hanya dapat menyaring dan menghilangkan inklusi berukuran besar, dan hampir tidak efektif untuk inklusi berukuran kecil. Metode ini cocok untuk produksi ingot baja dengan persyaratan yang rendah. Kain kaca hanya dapat digunakan sekali.
Metode Penyaringan Busa Keramik
Pelat filter busa keramik dibuat dengan cara menyuntikkan campuran alumina dan fosfat ke dalam plastik spons, kemudian mengeringkan plastik spons tersebut hingga bahan-bahan tersebut menguap. Pelat ini juga dapat disebut sebagai lembaran busa keramik berpori mikro dan berstruktur jaring yang memiliki struktur mirip spons.
Ketika logam aluminium cair mengalir melalui pelat saringan melalui saluran-saluran berliku dan pori-pori, permukaan bagian dalam yang bersentuhan dengan inklusi-inklusi tersebut terendap akibat pengaruh pori-pori bahan saringan, inersia, gaya aliran, intercepasi, dan sebagainya, serta menjaga kondisi permukaan bagian dalam dan celah lubang tersebut. .
Inklusi-inklusi tersebut tertinggal di dalam bahan filter dan terpisah dari aluminium cair.
Pelat filter keramik berbusa mudah digunakan, memiliki efektivitas penyaringan yang baik, harganya terjangkau, dan banyak digunakan di seluruh dunia. Logam cair disaring menggunakan filter keramik berbusa.
Pelat filter keramik berbusa umumnya memiliki ketebalan 50 mm, panjang dan lebar 200–600 mm, serta porositasnya mencapai 8%. Tekanan air tinggi tidak diperlukan untuk proses penyaringan; ukuran awal partikel adalah 100–150 mm, sedangkan ukuran partikel yang tersisa hanya memerlukan 2–10 mm.















Sorry, the comment form is closed at this time.