19 Agustus Bahan Pengecoran Paduan Aluminium
Bahan Pengecoran Paduan Aluminium dapat berfungsi untuk menghilangkan gas dan menghilangkan kotoran, sehingga larutan paduan aluminium menjadi lebih murni dan meningkatkan sifat mekanisnya.
Nitrogen dan argon biasanya digunakan sebagai gas pembawa dalam proses penyemprotan, dan terbentuklah sejumlah besar gelembung-gelembung yang tersebar di dalam larutan paduan aluminium. Selama proses pengapungan gelembung-gelembung tersebut, cairan aluminium akan bersentuhan sepenuhnya dengan gas dan inklusi di dalamnya, serta segera menghilangkannya.
Penambahan bahan pengikat cor paduan aluminium harus didasarkan pada berat aluminium cair, karena jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit akan memengaruhi kinerja paduan aluminium tersebut, sehingga harus dihitung terlebih dahulu sebelum ditambahkan.
Saat mengoperasikan alat pemurnian, operator harus dapat mengatur aliran pemurnian secara leluasa melalui barometer dan pengumpan bubuk guna mengontrol tingkat penggulungan aluminium cair, sehingga dapat mengurangi polusi sekunder.
Pada saat yang sama, zat-zat tertentu yang terkandung dalam agen pemurnian dapat menyerap dan melarutkan oksida serta partikel tersuspensi dalam cairan logam secara efektif, lalu menempel pada gelembung-gelembung tersebut, dan membawanya ke permukaan cairan aluminium saat gelembung-gelembung itu naik, sehingga tercapai proses pemurnian. Misalnya, penghilangan gas dan penghilangan terak. Tujuan pemurnian.
Buanglah terak aluminium yang dihasilkan selama proses pengecoran dengan cara yang tepat.
Terak aluminium merupakan bagian yang tak terhindarkan dari Peleburan Aluminium dan proses pengecoran. Meskipun langkah-langkah yang diperlukan telah diambil, sebagian aluminium logam tetap akan terbuang.
Oleh karena itu, pabrik peleburan perlu mengolah terak aluminium secara efektif.
Cara yang paling sederhana dan hemat biaya adalah dengan menggunakan mesin penggiling untuk menggiling terak aluminium secara berulang-ulang, kemudian menyaringnya guna memulihkan sebagian butiran aluminium secara efektif.
Berikan perhatian khusus saat melakukan penyemprotan. Sebelum menambahkan bubuk, biarkan udara masuk terlebih dahulu. Terakhir, hentikan aliran bubuk sebelum menghentikan aliran gas. Hal ini untuk mencegah konsentrat aluminium menyumbat nosel. Jika Anda menemukan bahwa bahan pemurnian aluminium cair mengandung kelembapan atau gumpalan. Jika berbentuk persegi, Anda dapat terus menggunakannya dengan membuka kemasannya dan mengeringkannya di bawah sinar matahari. Agen pemurnian aluminium cair harus ditambahkan secukupnya ke permukaan aluminium cair agar permukaan aluminium cair dapat tertutupi secara merata guna melindungi aluminium cair dari oksidasi udara, dan jumlah yang ditambahkan harus sesuai dengan proporsi yang ditentukan.















Sorry, the comment form is closed at this time.