12 Maret Filter Busa Keramik
Ukuran Filter Busa Keramik berkisar antara 10 hingga 80 ppi.
Nilai yang paling umum digunakan adalah 20–40 ppi. Bagi pabrik pengecoran industri, hal ini diperlukan untuk mencapai laju pengecoran aluminium yang diinginkan dan efisiensi filtrasi terendah yang masih dapat diterima.
Filter 10-20 ppi memiliki kapasitas penahanan partikel yang rendah, dan sering digunakan untuk menyaring partikel yang terperangkap, oksida permukaan, serta partikel besar lainnya yang dihasilkan selama proses peleburan, penyimpanan, dan pengangkutan.
Filter dengan kepadatan pori tinggi (60–80 ppi) hanya cocok untuk aplikasi yang menuntut kualitas tinggi, seperti ekstrusi permukaan kritis dan produk lembaran tipis.
Struktur CFF menciptakan jalur aliran fluida yang unik dan berliku-liku, yang mampu menahan partikel-partikel asing serta memungkinkan aliran logam yang bersih dan lancar dari saluran keluar menuju rongga cetakan.
Parameter filter yang paling penting adalah porositas efektif (yakni, porositas yang secara efektif memungkinkan aliran fluida), tortuositas, luas permukaan spesifik, dan ukuran pori.
Proses penyaringan juga bergantung pada: jenis paduan, alat pemurnian, laju penuangan, suhu logam, dan sebagainya.
Penempatan unit pemurnian sebelum filter berdampak sangat negatif terhadap efisiensi filtrasi.
Berdasarkan pertimbangan biaya, kemudahan penggunaan, dan karakteristik kinerja yang memadai, CFF umumnya dianggap sebagai filter “terbaik” untuk proses pengecoran.
Keunggulan utamanya adalah: efisiensi filtrasi yang tinggi, turbulensi yang lebih rendah, ketahanan terhadap suhu tinggi, dan ketahanan terhadap korosi, serta cocok untuk aplikasi pengecoran yang paling menuntut.
Filter partikel lapisan tebal umumnya memiliki kinerja filtrasi yang lebih baik, namun pengoperasiannya lebih sulit dan mahal.
Komposisi kimia Filter Busa Keramik terutama terdiri dari alumina, dan porositas filter tersebut sekitar 85-90%. Kepadatan partikel keramik adalah 3,48+0,02 g/cm.
Permeabilitas merupakan parameter penting untuk CFF karakterisasi karena hal ini perlu memprediksi laju aliran yang dapat dicapai pada penurunan tekanan tertentu, atau untuk dapat memprediksi penurunan tekanan yang diperlukan guna mencapai laju aliran tertentu.
Hubungan antara besaran-besaran ini dapat dinyatakan sebagai fungsi dari laju aliran fluida dan sifat-sifat media, dan diperoleh melalui proses penyesuaian persamaan permeabilitas.














No Comments