08 Juni Filter Pabrik Pengecoran
Filter Pabrik Peleburan dan dua masalah utama dalam pengecoran aluminium
Dua masalah utama dalam pengecoran aluminium
1. Sifat-sifat mekanis batang uji cor tunggal tidak dapat sepenuhnya mencerminkan kualitas proses peleburan. Kinerja batang uji cor tunggal hanya dapat mewakili sebagian dari kualitas peleburan dan kualitas perlakuan panas. Jumlah gas dalam cairan aluminium, tingkat penyusutan, kecenderungan oksidasi, serta kandungan inklusi terak tidak dapat sepenuhnya tercermin berdasarkan sifat mekanis batang uji cor tunggal.
2. Pengaruh beberapa unsur terhadap struktur dan sifat paduan aluminium.
Dalam proses produksi sebenarnya, ditemukan bahwa ketika kandungan unsur Mg dalam paduan aluminium mendekati batas bawah standar, hal itu dapat menyebabkan penurunan kekerasan coran, dan ketika mendekati batas atas standar, hal itu dapat menyebabkan penurunan elongasi.
Unsur Ti merupakan bahan pemurnian yang paling umum digunakan dalam paduan aluminium, yang bermanfaat bagi proses peleburan paduan tersebut.
Unsur Fe merupakan pengotor berbahaya utama dalam paduan, yang akan menurunkan sifat mekanis paduan tersebut. Unsur ini berasal dari sisa pembakaran, peralatan peleburan, dan bahan baku peleburan, sehingga harus dikendalikan dengan ketat.
Unsur Mn dapat secara efektif mengurangi dampak merugikan unsur Fe terhadap paduan aluminium, namun kandungan Mn tidak boleh terlalu tinggi; jika tidak, hal ini akan dengan mudah menghasilkan senyawa yang berbutir kasar dan rapuh, serta dapat menyebabkan segregasi, yang pada gilirannya memengaruhi kinerja coran.
Filter Casthouse yang digunakan dalam proses peleburan dan pemurnian skrap aluminium.
Filter busa keramik UEA digunakan untuk peleburan dan daur ulang limbah aluminium.
Filter Casthouse dipasang pada Mesin CFF BOX, yang digunakan untuk menyaring kotoran pada cairan paduan aluminium, guna memenuhi kebutuhan produksi pengecoran presisi paduan aluminium dengan nilai tambah tinggi dan kinerja teknis tinggi untuk industri penerbangan, transportasi, serta sektor lainnya.
Secara umum, ada dua metode untuk melebur limbah aluminium
Peleburan dua kali
1. Lelehkan sisa-sisa aluminium menjadi batangan (batangan daur ulang) dan susunlah berdasarkan komposisi kimianya.
2. Saat proses peleburan, campurkan ingot yang telah diregenerasi ke dalam tungku untuk melebur produk jadi.
Analisis dan pencegahan cacat yang disebabkan oleh proses peleburan
Lubang jarum
Penyebab cacat lubang jarum pada paduan aluminium
1. Bahan tungku dan peralatan peleburan belum sepenuhnya matang.
2. Suhu lelehnya terlalu tinggi atau waktu pelelehannya terlalu lama.
3. Setelah terjadi degradasi, cairan aluminium tetap berada di sana terlalu lama.
4. Proses pemurnian paduan logamnya kurang baik.
5. Lokasi kerja terlalu lembap.
Langkah-langkah pencegahan
1. Bahan dan peralatan tungku harus dikeringkan secara menyeluruh.
2. Mengontrol suhu peleburan, yang umumnya tidak melebihi 7400C, tidak melebihi suhu penuangan, sekaligus untuk mencegah terjadinya pemanasan berlebihan pada bagian-bagian tertentu dari paduan selama proses peleburan.
3. Prosesnya berlangsung cepat, dan waktu peleburan dipersingkat semaksimal mungkin.
4. Proses pemurnian harus dilakukan dengan hati-hati; pemurnian merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya stomata.
5. Setelah proses modifikasi, cairan paduan harus segera dituangkan dalam waktu 8–15 menit; ⑥ Jaga agar lokasi peleburan tetap kering.
Terak teroksidasi
Penyebab cacat pada inklusi terak teroksidasi pada paduan aluminium
1. Tagihannya tidak jelas, dan jumlah biaya pengembaliannya terlalu besar.
2. Terak dalam cairan paduan belum dibuang.
3. Setelah perawatan untuk mengatasi kerusakan, waktu istirahatnya tidak cukup.
Langkah-langkah pencegahan
Setelah muatan dibersihkan dengan pasir, kualitas muatan balik dikendalikan agar tetap dalam batas 70% dari kualitas muatan awal.
Proses penghilangan gas dan pengangkatan terak harus dilakukan secara menyeluruh; setelah proses pengendapan, pastikan ada waktu diam yang cukup agar terak memiliki waktu yang cukup untuk tenggelam atau mengapung.
Gunakan Filter Casthouse untuk menghilangkan terak teroksidasi dan terak aluminium lainnya.
Penyusutan dan cacat akibat penyusutan
Penyebab lubang penyusutan dan cacat penyusutan pada paduan aluminium
1. Butiran paduan tersebut berukuran kasar.
2. Suhu pengecoran paduan tersebut terlalu tinggi.
3. Desain sistem pengecoran tersebut tidak tepat.
Langkah-langkah pencegahan
1. Proses pemurnian dan modifikasi cairan paduan memiliki pengaruh yang besar terhadap jenis cacat ini, sehingga proses tersebut harus dilaksanakan dengan baik.
2. Kendalikan suhu cairan aluminium secara ketat untuk mencegah terjadinya panas berlebih. Dengan syarat memastikan bahwa proses pengecoran tidak menyebabkan aliran logam yang tidak memadai, suhu pengecoran harus dijaga serendah mungkin. Suhu pengecoran umumnya tidak melebihi 730 °C.
3. Desain sistem penuangan yang tepat, sehingga logam cair dapat dituangkan dengan lancar;
4. Penyesuaian komposisi bahan yang tepat serta pengendalian kadar pengotor yang sesuai juga berperan dalam meningkatkan kelancaran aliran logam cair.















Sorry, the comment form is closed at this time.