22 Mei Filter busa keramik Dubal
Filter busa keramik Dubal yang digunakan dalam proses peleburan dan pemurnian skrap aluminium.
Secara umum, ada dua metode untuk melebur limbah aluminium
Peleburan dua kali
1. Lelehkan sisa-sisa aluminium menjadi batangan (batangan daur ulang) dan susunlah berdasarkan komposisi kimianya.
2. Saat proses peleburan, campurkan ingot yang telah diregenerasi ke dalam tungku untuk melebur produk jadi.
Metode penyambungan langsung
Saat menggunakan metode ini, sisa-sisa aluminium dapat langsung dipanggang di dalam tungku (dengan memanfaatkan panas sisa atau suhu bagian bawah tungku). Setelah sisa-sisa aluminium tersebut dikeringkan, sisa-sisa tersebut dipanaskan hingga meleleh, lalu ditambahkan berbagai bahan utama dan bahan tambahan untuk proses peleburan.
Jika dibandingkan dengan kedua metode tersebut, konsumsi daya dan kehilangan akibat pembakaran unsur lebih besar saat dilakukan peleburan dua kali.
Pekerjaan manajemen itu rumit dan hanya membuang-buang tenaga kerja serta sumber daya material.
Metode kedua hanya cocok untuk produksi berkelanjutan coran aluminium dari satu merek. Jika memproduksi komponen aluminium dari beberapa merek dalam periode yang sama, metode pertama lebih cocok.
Proses produksi komponen paduan aluminium untuk kendaraan bermotor akan menghasilkan sejumlah besar sisa aluminium. Metode pengolahan yang umum untuk sisa aluminium adalah peleburan dan daur ulang. Saat ini, proses peleburan dan daur ulang konvensional dilakukan dengan menggunakan pembakar gas alam sebagai sumber panas. Filter Keramik Berbusa terak aluminium.
Peralatan peleburan sisa aluminium
Selain tungku peleburan ingot aluminium dan tungku peleburan skrap aluminium, tungku peleburan ingot aluminium juga dilengkapi dengan ruang peleburan pertama, menara, pembakar peleburan, dan saluran asap di sisi menara.
Tungku peleburan skrap aluminium dilengkapi dengan ruang peleburan kedua dan sebuah nosel; menara tersebut terletak di ujung atas ruang peleburan pertama dan saling terhubung, sedangkan pembakar peleburan mengarah ke bagian dalam ruang peleburan pertama.
Salah satu ujung saluran pembuangan di sisi menara terhubung dengan menara tersebut.
Ujung lain saluran pembuangan di sisi menara terhubung dengan nosel.
Nozel tersebut dipasang di ujung atas ruang peleburan kedua, dan nozel tersebut menghadap ke bagian dalam ruang peleburan kedua.
Lebih disukai lagi, tungku peleburan sisa aluminium tersebut juga dilengkapi dengan pipa saluran udara dan penutup menara; penutup menara tersebut dipasang secara dapat digerakkan di bagian atas menara pengumpanan, dan pipa saluran udara serta sisi menara pengumpanan saling terhubung satu sama lain.
Berdasarkan solusi teknis di atas, secara ideal, sistem ini juga dilengkapi dengan peralatan pengolahan gas sisa, dan ujung pipa saluran gas yang terletak di sisi berlawanan dari menara pengumpanan terhubung dengan peralatan pengolahan gas sisa tersebut.
Berdasarkan solusi teknis di atas, sebaiknya sistem ini juga dilengkapi dengan lapisan isolasi panas, yang dipasang melilit bagian luar saluran gas buang di sisi menara.
Proses peleburan aluminium
Urutan proses tersebut meliputi proses pengumpanan, proses peleburan, proses pemurnian, dan proses pembuangan cairan secara berurutan. Terdapat proses sirkulasi antara proses pembuangan cairan dan proses peleburan.
Tungku peleburan aluminium dilengkapi dengan saluran pengumpanan; saluran pengumpanan tersebut terhubung dengan ruang peleburan, sedangkan ruang peleburan terhubung dengan ruang pemurnian.
Ruang pemurnian terhubung dengan sumur keluaran cairan, dan sumur keluaran cairan tersebut masing-masing memiliki saluran keluaran cairan dan saluran sirkulasi, sedangkan saluran sirkulasi terhubung ke ruang peleburan sisa aluminium.
Ruang peleburan limbah aluminium terhubung dengan ruang pembuangan terak, ruang pembuangan terak terhubung dengan ruang filter pemanas, dan ruang filter pemanas terhubung dengan ruang peleburan.
Filter busa keramik Dubal juga merupakan komponen penting dalam proses penyaringan cairan aluminium.
Dengan meningkatkan proses sirkulasi, rantai proses menjadi lebih panjang, dan proses peleburan cairan aluminium disesuaikan melalui sirkulasi tersebut.
Waktu aliran dan jalur aliran aluminium cair pun ikut meningkat. Aluminium cair tersebut menjadi lebih murni dan kotoran-kotorannya disaring secara lebih menyeluruh.
Pada saat yang sama, proses ini dilengkapi dengan tungku peleburan aluminium, sehingga dapat mengurangi kandungan pengotor dalam cairan aluminium saat cairan tersebut dikeluarkan.













Sorry, the comment form is closed at this time.