7 Desember Paduan aluminium die-cast
Paduan aluminium die-cast
Paduan Al-Si
Paduan Al-Si memiliki karakteristik berupa rentang suhu kristalisasi yang sempit, kalor laten pemadatan fase silikon dalam paduan yang besar, kapasitas panas jenis yang besar, serta koefisien penyusutan linier yang kecil.
Oleh karena itu, kinerja pengecorannya secara umum lebih baik daripada paduan aluminium lainnya, kemampuan pengisiannya juga baik, dan kecenderungan terjadinya retak panas serta penyusutan relatif kecil.
Jumlah fase rapuh (fase silikon) yang terkandung dalam eutektik Al-Si adalah yang paling sedikit, dan fraksi massanya hanya sekitar 10%, sehingga plastisitasnya lebih baik daripada paduan aluminium lainnya, dan fase rapuh tersebut dapat diolah lebih lanjut melalui modifikasi untuk meningkatkan plastisitas.
Uji tersebut juga menunjukkan bahwa eutektik Al-Si masih mempertahankan plastisitas yang baik di dekat titik bekuannya, suatu sifat yang tidak ditemukan pada paduan aluminium lainnya.
Biasanya terdapat jumlah eutektik yang cukup besar dalam struktur paduan cor untuk memastikan kinerja pengecorannya yang baik.
Peningkatan jumlah eutektik akan membuat paduan menjadi rapuh dan menurunkan sifat-sifat mekanisnya. Terdapat kontradiksi tertentu di antara keduanya.
Namun, karena eutektik Al-Si memiliki plastisitas yang baik dan dapat memenuhi persyaratan baik dari segi sifat mekanis maupun sifat pengecoran dengan lebih baik, paduan Al-Si merupakan paduan aluminium cetak tekan yang paling banyak digunakan.
Paduan Al-Mg
Karakteristik kinerja paduan aluminium hasil pengecoran cetakan
Sifat mekanik yang baik pada suhu kamar.
Ketahanan korosi yang tinggi.
Kinerja pengecoran relatif buruk; fluktuasi sifat mekanis dan pengaruh ketebalan dinding relatif besar.
Dalam penggunaan jangka panjang, plastisitas paduan tersebut berkurang akibat efek penuaan, dan bahkan cetakan injeksi pun retak.
Kecenderungan proses pengecoran cetakan untuk menimbulkan retak akibat korosi tegangan juga cukup tinggi.
Kekurangan paduan Al-Mg tersebut sebagian mengimbangi kelebihannya, sehingga membatasi penggunaannya.
Paduan Al-Zn
Paduan Al-Zn pencetakan injeksi logam Komponen-komponen tersebut dapat memperoleh sifat mekanis yang lebih tinggi setelah mengalami penuaan alami. Apabila fraksi massa seng melebihi 10%, kekuatannya meningkat secara signifikan.
Kelemahan paduan ini adalah ketahanan korosinya yang rendah, kecenderungan mengalami korosi tegangan, serta rentan terhadap retak termal selama proses pengecoran cetakan. Paduan Y401 yang umum digunakan memiliki fluiditas yang baik dan mudah mengisi rongga cetakan. Kelemahannya adalah cenderung terbentuk pori-pori, dan ketika kandungan silikon dan besi rendah, paduan ini mudah mengalami retak termal.















No Comments