Penghilangan Gas pada Aluminium di Pabrik Peleburan Alcan

Pabrik Peleburan Alcan

Penghilangan Gas pada Aluminium di Pabrik Peleburan Alcan

Penghilangan Gas pada Aluminium di Pabrik Peleburan Alcan

Proses penghilangan gas dari aluminium didasarkan pada prinsip bahwa gas hidrogen terlarut akan berpindah dari daerah dengan konsentrasi tinggi (di dalam logam cair) ke daerah dengan konsentrasi rendah (di dalam gas inert). Gas hidrogen menyebar di dalam logam cair sebagaimana halnya jika dilepaskan di ruang tertutup mana pun. Gas tersebut akan mempertahankan konsentrasi yang konstan di seluruh bagian logam cair.
Gas hidrogen dapat bergerak dalam logam cair hampir secepat gerakannya di udara. Oleh karena itu, tidak perlu memastikan setiap ons logam bersentuhan langsung dengan gas inert. Efisiensi proses penghilangan gas pada aluminium ditentukan oleh dua faktor, yaitu laju transfer melintasi antarmuka logam-gas dan luas permukaan total yang tersedia untuk proses transfer tersebut.
Penghilangan Gas pada Aluminium di Pabrik Peleburan Alcan
Sistem penghilangan hidrogen tradisional mengalirkan gas khusus (klorin, freon, atau SF₆) melalui logam untuk mempercepat perpindahan hidrogen melintasi antarmuka logam-gas ke dalam gelembung-gelembung besar. Terdapat batasan praktis dalam penghilangan hidrogen pada hari-hari lembap karena ketika gelembung-gelembung besar tersebut pecah di permukaan, luas permukaan logam yang terpapar pun bertambah, yang kemudian menyerap lebih banyak hidrogen dari atmosfer yang lembap.
Pabrik Peleburan Alcan Penghilangan Gas dari Aluminium
Klorin semula merupakan gas pilihan utama, namun karena sifatnya yang berbahaya, sebagian besar pabrik pengecoran beralih ke gas lain.
Namun, banyak pabrik pengecoran yang belum mempertimbangkan bahan berbahaya yang dilepaskan akibat terurai-nya gas khusus apa pun yang digunakan.

Pabrik Peleburan Alcan

No Comments

Post A Comment