14 Juni Teknologi Penghilangan Gas pada Aluminium dengan Metode Rotari dari Tiongkok
Teknologi Penghilangan Gas pada Aluminium dengan Metode Rotari dari Tiongkok
Proses operasi pemurnian dan penghilangan gas pada logam cair aluminium
1. Tujuan dan ruang lingkup: Produksi aluminium cair melalui penghilangan hidrogen, filtrasi secara berkelanjutan, serta penghilangan kotoran dan hidrogen di dalam aluminium cair, guna memastikan bahwa kualitas ingot datar memenuhi persyaratan.
2, operator: pabrik pengecoran
3, penggunaan alat-alat: kotak terak kecil, sekop terak, pelat saring keramik, rotor grafit, alat penyumbat, dan sebagainya.
4. Gunakan gas: Nâ‚‚, Ar, atau Clâ‚‚
Proses Penghilangan Gas pada Logam Aluminium Secara Online
1. Atur tungku penampung agar miring, sehingga cairan aluminium di tangki aliran dapat mengalir dengan lancar ke dalam tungku dehidrogenasi, dan pada saat yang sama, buka penutup wol asbes di saluran keluar aluminium pada kotak degassing.
2. Atur tekanan N₂ atau Ar menjadi 0,6 MPa dan laju aliran per rotor sebesar 4 m³/jam.
3. Buka katup pengatur klorin, atur tekanannya menjadi 0,3 MPa, dan laju alirannya 0,04 m³/jam, sehingga Cl₂ dapat masuk dengan lancar ke aliran udara utama.
4. Selama proses pengecoran, penggunaan pemanas ditentukan berdasarkan suhu aluminium cair di dalam tangki penghilang gas.
5. Setelah cairan aluminium dituang, gunakan asbes untuk menutup saluran keluar aluminium pada kotak penghilang gas, buka sekat tengah, dan bersihkan palung.
6. Tutup katup argon dan gunakan Ar selama periode penahanan untuk menyesuaikan laju aliran menjadi 1 m³/jam per rotor.
7. Pastikan pemanas di dalam kotak degassing berfungsi dengan baik selama periode pemeliharaan suhu.
8. Jika perlu mengganti rotor grafit, mengganti paduan logam, atau mematikan tungku, maka perlu dilakukan operasi pembuangan aluminium dan terak.
a. Tutup berbagai katup gas, hentikan putaran rotor grafit, dan matikan pemanas.
b. Gunakan kerekan listrik untuk mengangkat penutup kotak degassing rotor tunggal dan putar 900 sambil membersihkan rotor grafit serta terak aluminium pada pemanas.
c. Buka kotak degassing Evans untuk melepaskan saluran aluminium, nyalakan silinder hidrolik, miringkan kotak tersebut, lalu tuangkan cairan aluminium ke dalam tangki terak.
d. Bersihkan terak aluminium di dalam tangki menggunakan alat pembersih terak.
e. Nyalakan silinder hidrolik, atur ulang kabinet, tutup penutup tungku, dan tiup gasket tiup pada kabinet.
f. Pasang sumbat pada colokan, tutup lubang aluminium, dan kunci perangkat pengunci.














Sorry, the comment form is closed at this time.