15 Desember Filter Busa Keramik Mozal Aluminium
Filter Busa Keramik Mozal Aluminium dapat menghilangkan partikel inklusi berukuran kecil sebesar 10–25 µm dalam aluminium cair.
Namun, jika terdapat banyak inklusi, lubang saringan yang terlalu halus akan menyebabkan penyumbatan, sehingga memperpendek masa pakai filter. Oleh karena itu, pabrik ingot aluminium sebaiknya memilih model yang sesuai dengan persyaratan proses yang berlaku.
Seorang insinyur dari Mozal Aluminium memaparkan proses pemilihan Filter Busa Keramik
Filter Busa Keramik Mozal Aluminium (PPI): 10/20/30/40/50/60
Filter Busa Keramik 30ppi dan 40ppi Foundry merupakan filter busa keramik yang paling umum digunakan dalam industri pengecoran aluminium.
Pengecoran aluminium biasa umumnya menggunakan pelat filter keramik dengan kepadatan 10–40 ppi.
Industri penerbangan dan bahan aluminium berkualitas tinggi biasanya menggunakan pelat filter keramik dengan kepadatan 30–60 ppi.
Kata kunci=Filter Aluminium Cair, Filter Busa Keramik, Pelat Filter Keramik, Pelat Aluminium Berpori, Filter Busa Keramik Silikon Karbida, Filter Keramik Alumina, Filter Busa Alumina, Penyaringan Logam Cair, Filter Ruang Pengecoran, filter pengecoran.
Mozal Aluminium memperkenalkan keunggulan kebersihan aluminium cair
Artinya, mengurangi masuknya inklusi aluminium cair merupakan faktor yang sangat penting dalam produksi produk-produk berkualitas tinggi.
Inklusi dalam paduan aluminium menyebabkan struktur paduan menjadi terputus-putus, mengurangi kepadatan produk, memicu korosi dan retakan, serta menurunkan sifat mekanis produk akhir.
Seiring dengan perkembangan bertahap aplikasi industri aluminium, produk-produk tersebut menuntut persyaratan teknis yang semakin tinggi dalam proses pengolahan logam cair. Produksi aluminium ramah lingkungan mengharuskan peralatan pengolahan logam cair untuk mematuhi kebijakan perlindungan lingkungan.
Hanya dengan terus meningkatkan peralatan dan teknologi peleburan serta pemurnian aluminiumlah kita dapat memenuhi standar kualitas yang lebih tinggi dari para pengguna dan mempertahankan daya saing yang berkelanjutan dalam produksi bahan-bahan berkinerja tinggi dan berkualitas tinggi.
AdTech berkomitmen untuk terus meningkatkan teknologi pemrosesan dan pengendalian lelehan, menyediakan rangkaian lengkap peralatan pemurnian lelehan, serta menerapkan teknologi ramah lingkungan guna mewujudkan perkembangan industri pengolahan aluminium yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam proses pengolahan logam cair, diperlukan penghilangan inklusi intermetalik asing, seperti pengotor dalam bahan baku, terak, busa, dan oksida yang terbentuk di permukaan logam cair, serta bahan tahan api berukuran kecil yang digunakan untuk membentuk paduan.
Ruang atau wadah tempat logam cair terbentuk.
Penghilangan inklusi-inklusi ini akan menghasilkan lelehan yang seragam, sehingga menjamin kualitas produk yang tinggi, terutama pada coran logam baja, besi, dan aluminium.
Hari ini, perangkat filter keramik banyak digunakan karena kemampuannya menahan guncangan termal ekstrem berkat ketahanannya terhadap korosi kimia dan tegangan mekanis.
Pabrik Aluminium MOZAL sekali lagi masuk dalam daftar 100 perusahaan teratas di Mozambik dan dinobatkan sebagai perusahaan terbesar di Mozambik untuk keenam kalinya secara berturut-turut.
Grup BHP Billiton dari Australia memiliki saham mayoritas di pabrik aluminium tersebut.
Di peringkat kedua terdapat pembangkit listrik tenaga air Cabra Bassa, di mana pemerintah Mozambik memegang saham mayoritas di pembangkit listrik tersebut.
Peringkat Perusahaan Telekomunikasi Mozambik (MCEL) naik dari peringkat keempat menjadi ketiga, sementara Petronas Mozambik turun dari peringkat ketiga menjadi keempat.
Perusahaan Listrik Mozambik, Perusahaan Bir Mozambik, dan BP Mozambik masing-masing menempati peringkat kelima, keenam, dan ketujuh.
Mozambique International Bank naik dari peringkat kesembilan ke peringkat kedelapan, Motraco naik dari peringkat kesebelas ke peringkat kesembilan, dan Sasol Petroleum Taimani turun dari peringkat kedelapan ke peringkat kesepuluh.














No Comments