12 Agustus Filter Busa Keramik Ps Group Rusia
Filter Busa Keramik Ps Group Rusia secara efektif menghilangkan inklusi berukuran besar dalam aluminium cair, menyerap partikel inklusi halus berukuran mikron, serta berperan dalam meningkatkan kualitas permukaan, meningkatkan kinerja produk, memperbaiki struktur mikro, dan meningkatkan hasil produksi.
Filter Busa Keramik dari Ps Group Rusia dapat meningkatkan fluiditas aluminium cair. Hal ini mengacu pada kemampuan cairan paduan untuk mengisi cetakan. Fluiditas menentukan apakah paduan tersebut dapat digunakan untuk membuat coran yang rumit. Di antara paduan aluminium, paduan eutektik memiliki fluiditas yang lebih baik.
Mulai dari proses pengecoran hingga pembekuan, cairan paduan cor akan mengalami penyusutan makroskopis atau mikroskopis di zona pembekuan bagian akhir. Penyusutan makroskopis semacam ini, yang disebabkan oleh penyusutan, dapat dilihat dengan mata telanjang, dan dibagi menjadi penyusutan terkonsentrasi dan penyusutan tersebar.
Rongga penyusutan terkonsentrasi berukuran besar dan berdiameter besar, tersebar di bagian atas coran atau pada bagian panas yang memiliki ketebalan lebih besar. Rongga penyusutan tersebar berukuran kecil dan tersebar, sebagian besar di antaranya terdapat di sepanjang sumbu coran dan sambungan panas.
Rongga-rongga penyusutan mikro sulit dilihat dengan mata telanjang, dan sebagian besar rongga-rongga penyusutan mikro tersebut tersebar di bawah batas butir atau di antara dendrit-dendrit.
Pada November 2007, RUSAL menandatangani perjanjian kerja sama dengan Samruk-Energo, sebuah anak perusahaan Samruk-Kazyna, untuk mendirikan usaha patungan dengan komposisi kepemilikan 50/50 guna mengoperasikan Bogatyr Komir LLP, perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Kazakhstan.
Pada bulan April 2008, perusahaan tersebut mengakuisisi 25% ditambah 1 saham Norilsk Nickel dari Onexim, produsen nikel dan paladium terbesar di dunia.
Akibat serangkaian merger dan akuisisi, terutama setelah akuisisi Norilsk Nickel, tingkat utang UC Rusal sangat tinggi, yang semakin parah akibat meletusnya krisis keuangan global pada tahun 2008. Untuk dapat mempertahankan sahamnya di Norilsk Nickel, dan untuk menghindari pelepasan saham kepada pemberi pinjaman asing, UC Rusal memperoleh pinjaman sebesar US$4,5 miliar dari Bank Negara Rusia VEB untuk melunasi utang kepada kreditor asing.
Sebagai bagian dari upaya konsolidasi utang pada tahun 2009, UC Rusal berhasil mengurangi biaya operasionalnya sebesar 25%. Pada Desember 2009, perusahaan tersebut mencapai kesepakatan akhir untuk melakukan refinancing utang senilai US$17 miliar bersama 72 pemberi pinjaman dari Rusia dan internasional.
Pada Januari 2009, Oleg Deripaska ditunjuk sebagai CEO Rusal, menggantikan Alexander Bulygin yang telah menjabat posisi tersebut selama tiga tahun.













No Comments