28 Mei Pabrik Peleburan Aluminium Indonesia
Pabrik Peleburan Aluminium Indonesia, INALUM, dan EGA menandatangani nota kesepahaman proyek
EGA Aluminium Perusahaan merupakan perusahaan industri terbesar di luar sektor minyak dan gas di Uni Emirat Arab.
INALUM adalah sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang peleburan aluminium.
Perusahaan tersebut mengelola potensi pembangkit listrik yang sangat besar dari Sungai Asahan.
INALUM awalnya didirikan pada tahun 1976 sebagai perusahaan patungan yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dan konsorsium perusahaan Jepang Nippon Asahan Aluminum Co., Ltd., dan kemudian sepenuhnya diakuisisi oleh pemerintah pada tahun 2013.
INALUM telah berhasil diubah menjadi perusahaan induk strategis yang mengawasi seluruh perusahaan pertambangan milik negara; selain mendukung industrialisasi sektor hilir pertambangan, langkah ini juga telah meningkatkan integrasi bisnis serta mendiversifikasi produksi pertambangan.
Baru-baru ini, EGA menandatangani nota kesepahaman dengan INALUM, satu-satunya dan terbesar di Indonesia, yaitu pabrik peleburan aluminium terintegrasi.
Tujuannya adalah untuk menerbitkan lisensi atas teknologi EGA yang dikembangkan oleh UEA kepada perusahaan-perusahaan Indonesia serta menjalin kerja sama dalam peningkatan kapasitas pabrik peleburan INALUM yang sudah ada dan pembangunan pabrik peleburan aluminium baru di Indonesia.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani di hadapan Yang Mulia Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, serta Yang Mulia Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Para penandatangan adalah Abdulla Kalban, Presiden Uni Eropa, dan Orias Petrus Moedak, Presiden IN ALUM.
Baru-baru ini, perusahaan tersebut menandatangani nota kesepahaman dengan INALUM Aluminum, satu-satunya dan perusahaan aluminium terintegrasi terbesar di Indonesia.
Tujuannya adalah untuk menerbitkan lisensi untuk teknologi EGA yang dikembangkan oleh UEA untuk perusahaan-perusahaan Indonesia serta bekerja sama dalam peningkatan fasilitas peleburan INALUM yang sudah ada dan pembangunan fasilitas peleburan aluminium baru di Indonesia.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani di hadapan Yang Mulia Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, serta Yang Mulia Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Para penandatangan adalah Abdulla Kalban, Presiden Uni Eropa, dan Orias Petrus Moedak, Presiden IN ALUM.














No Comments