06 Feb Biden mengumumkan bahwa pihaknya akan terus memberlakukan tarif impor terhadap aluminium dari UEA
Dilaporkan pada 2 Februari bahwa Gedung Putih menyatakan pada 1 Februari bahwa Presiden AS Biden akan terus memberlakukan tarif 10% terhadap produk aluminium yang diimpor dari UEA. Sebelumnya, mantan Presiden AS Trump mengumumkan penghapusan tarif 10% yang dikenakan pada sebagian besar produk aluminium dari UEA mulai tahun 2018, sehari setelah ia dilantik pada tanggal 20 Januari, dengan menyatakan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan mengenai kuota impor aluminium. Penghapusan tarif tersebut semula dijadwalkan mulai berlaku pada hari Rabu ini.
Biden mengatakan: “Mengingat kepentingan keamanan nasional kita, saya rasa perlu dan tepat untuk mempertahankan tarif yang berlaku saat ini terhadap produk aluminium impor dari UEA.”
Menurut Gedung Putih, data terkait dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa setelah diberlakukannya tarif pada tahun 2018, impor produk aluminium Amerika Serikat dari Aljazair telah menurun sebesar 25%. Pada tahun 2019, produksi aluminium di Amerika Serikat meningkat sebesar 22%.
Oleh karena itu, Adtech China menyatakan bahwa produksi produk aluminium di UEA akan tumbuh sebesar 20%-30% pada tahun 2021. Di saat yang sama, pemasok asal Tiongkok perlu meningkatkan produksi filter busa keramik dan castertip untuk memenuhi permintaan industri aluminium UEA.













No Comments