22 Desember Filter Busa Keramik Alumina
Filter Busa Keramik Alumina dari Tiongkok Proses ini menggunakan busa poliuretan sebagai media pembawa, kemudian merendamnya dalam lapisan yang terbuat dari bubuk keramik, pengikat, bahan pembantu sintering, agen suspensi, dan sebagainya, lalu mengeluarkan kelebihan lapisan tersebut melalui proses ekstrusi agar lapisan keramik menempel secara merata pada media pembawa. Kerangka tersebut kemudian menjadi benda mentah, yang kemudian dikeringkan dan dibakar pada suhu tinggi.
Proses pembuatan Filter Busa Keramik—indeks porositas
Dalam standar ini, indeks porositas ditetapkan lebih besar dari 84%.
Kesesuaian jumlah lubang digunakan untuk menggambarkan selisih antara jumlah lubang aktual per panjang 25,4 mm pada produk pelat filter dengan jumlah lubang yang secara teoritis diperlukan.
Semakin kecil celahnya, semakin baik kualitas produknya. Jika celahnya terlalu besar, hal itu akan menyebabkan Filter Busa Keramik mengalami penurunan kemampuan menahan kotoran atau memperlambat laju filtrasi lelehan, sehingga tidak dapat memenuhi persyaratan produksi masing-masing pengguna.
Keseragaman pori-pori terutama bergantung pada busa yang digunakan untuk membuat pelat filter.
Keseimbangan ukuran pori-pori busa cukup baik, dan keseimbangan ukuran pori-pori pelat filter juga cukup baik, sehingga pemilihan busa menjadi sangat penting.
Cara Memilih Filter Busa Keramik Alumina dari Tiongkok
1. Terdapat banyak kotoran dan kualitas pengecoran tergolong rata-rata. Anda dapat menggunakan Filter Busa Keramik dengan ukuran pori yang lebih besar, serta menambahkan filter kasar dari kain kaca di depan pelat filter. Pada tahap ini, pengecoran semi-kontinu sangat penting untuk penyaringan kasar menggunakan kain kaca. Proses ini dapat memisahkan terak dari lubang mata tungku dan membilas terak dari kolam pencucian gerbong untuk mencegah penyumbatan pada pelat filter.
2. Untuk coran dengan persyaratan kualitas tinggi, jenis baru dengan lubang besar Filter Busa Keramik digunakan.
3. Spesifikasi Filter Busa Keramik bergantung pada laju aliran dan total keluaran lelehan.
4. Warnanya murni dan bebas dari kotoran, yang menunjukkan bahwa bahan tersebut seragam. Tangan tidak terasa lengket, yang menunjukkan bahwa permukaannya tidak disemprot dengan perekat, sehingga tidak akan menimbulkan polusi sekunder.
5. Saat membeli Filter Busa Keramik, Anda sebaiknya mengevaluasi dengan cermat perhitungan luas permukaan spesifik efektif atau porositas busa tersebut.
Anda dapat mengamati kondisi homogenisasi permukaan jaring pelat saringan, kemudian mengamati kondisi homogenisasi jaring pada penampang melintang.
Jika memungkinkan, porositas dapat dihitung dengan metode drainase.
Kisi tiga dimensi ini bersifat seragam dan porositasnya relatif besar, sehingga merupakan pelat filter keramik yang sangat baik.
Bagaimana cara menggunakan Filter Busa Keramik? AdTech, produsen Filter Busa Keramik, akan menjelaskannya kepada Anda.
1. Bersihkan rumah filter.
2. Masukkan Filter Busa Keramik ke dalam rumah filter dengan hati-hati, lalu tekan segel pada Filter Busa Keramik dengan tangan untuk mencegah aliran aluminium cair.
3. Panaskan terlebih dahulu wadah penyaring dan filter busa keramik secara merata agar suhunya mendekati suhu aluminium cair.
Panaskan terlebih dahulu untuk menghilangkan kelembapan dan memperlancar proses penyaringan awal yang bersifat sementara.
Pemanasan listrik atau pemanasan gas dapat digunakan untuk pemanasan awal. Biasanya, proses ini memakan waktu sekitar 15–30 menit.
4. Perhatikan penggantian kepala hidrolik aluminium selama proses pengecoran. Tekanan awal normal kepala hidrolik adalah 100–150 mm. Ketika aluminium cair mulai mengalir, penunjuk tekanan akan turun di bawah 75–100 mm, lalu perlahan-lahan akan naik kembali.
5. Dalam proses penyaringan biasa, hindari mengetuk dan menggetarkan Filter Busa Keramik.
6. Setelah proses penyaringan selesai, keluarkan Filter Busa Keramik dan bersihkan wadah filter sesegera mungkin.











Sorry, the comment form is closed at this time.