Unit Penghilang Gas Aluminium

Unit Penghilang Gas Aluminium

Unit Penghilang Gas Aluminium

Unit Penghilang Gas Aluminium menghilangkan kotoran dari cairan logam untuk menghasilkan logam yang lebih bersih dan berkualitas lebih baik. Ini merupakan salah satu metode pembersihan yang paling umum dan efektif yang digunakan di bengkel pengecoran.

Ada dua jenis utama pengotor yang ditemukan dalam aluminium cair: hidrogen terlarut dan zat padat

Inklusi non-logam. Saat logam mendingin, hidrogen terlarut keluar dari larutan dan membentuk pori-pori yang merugikan. Porositas ini serta inklusi padat non-logam menurunkan kekuatan dan berdampak negatif terhadap kinerja akhir coran yang terbuat dari aluminium.

Penghilang Gas In-Line

Pada aluminium, reaksi dengan uap air berlangsung sebagai berikut:

·2 Al + 3 H₂O = Al₂O₃ + 3 H₂

Hidrogen molekuler kemudian terdisosiasi dalam logam cair:

·3 H₂ = 6 jam

Aluminium cair juga bereaksi dengan oksigen di atmosfer, sehingga selain reaksi oksidasi yang ditunjukkan pada persamaan (a), reaksi-reaksi berikut ini juga terjadi:

·4 Al + 3 O₂ = 2 Al₂O₃

Reaksi ini menyebabkan terbentuknya lapisan oksida pada permukaan logam cair selama proses peleburan, serta pada setiap proses pemindahan logam cair selanjutnya.
Oksida yang dihasilkan terperangkap dalam sebagian besar bahan cair tersebut dan kemudian berpindah ke hasil coran yang sudah jadi.
Inklusi non-logam lainnya, seperti karbida, nitrida, atau borida, dapat berasal dari sumber-sumber seperti bahan wadah peleburan atau bahan tahan api lainnya.

Unit Penghilang Gas Aluminium

Oleh karena itu, Unit Penghilang Gas Aluminium harus digunakan untuk menghilangkan hidrogen terlarut dan inklusi non-logam dari aluminium cair sebelum proses pengecoran guna mencapai kualitas terbaik.
Proses-proses yang telah dikembangkan untuk membersihkan logam merupakan proses fisik yang melibatkan penggunaan aliran gas inert.
Hidrogen yang terlarut dalam bahan cair berdifusi ke dalam gelembung-gelembung gas fluks yang naik dan dibawa ke permukaan bahan cair tersebut. Proses ini bergantung pada dua tahap utama:

Laju difusi hidrogen melalui lapisan batas difusi ke dalam gelembung-gelembung inert
Konsentrasi hidrogen dalam gelembung inert
Difusi merupakan tahap penentuan laju pelepasan gas. Oleh karena itu, untuk mencapai efisiensi pelepasan gas yang optimal, persyaratan berikut harus dipenuhi:

Gelembung-gelembung gas inert berukuran lebih kecil dan waktu tinggalnya di dalam logam cair lebih lama. Hal ini memastikan luas permukaan kontak yang besar antara gelembung-gelembung gas inert dan logam cair, sehingga menghasilkan koefisien perpindahan massa yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan difusi.

Hubungi sales@adtechamm.com untuk membeli Unit Penghilang Gas.
Jangkauan penyebaran gelembung inert di seluruh penampang logam cair sangat luas
Gerakan menyeluruh dari bahan cair tersebut mempercepat perpindahan hidrogen ke gelembung-gelembung inert
Permukaan statis dari kolam cairan logam cair untuk mencegah penyerapan hidrogen baru akibat reaksi dengan atmosfer.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.