08 Mei Pabrik Peleburan Aluminium Tiwai
Pabrik Peleburan Aluminium Tiwai terpaksa menutup jalur produksi aluminium elektrolitik nomor 4 akibat wabah virus corona.
Rio Tinto menyatakan akan menutup jalur produksi nomor 4, salah satu dari empat jalur produksi aluminium elektrolitik di Pabrik Peleburan Aluminium Tiwai, guna memastikan perusahaan dapat memenuhi pembatasan operasional yang diberlakukan akibat wabah virus corona.
Pabrik peleburan tersebut diperkirakan akan mengambil keputusan mengenai prospek jangka panjangnya hari ini, namun seorang juru bicara mengatakan bahwa keputusan mengenai hal tersebut belum diambil.
Dia mengatakan bahwa 35 karyawan yang biasanya bekerja di jalur elektrolitik nomor 4 akan dipindahkan ke tiga jalur produksi lainnya di pabrik tersebut.
Lini produksi nomor 4 awalnya mulai beroperasi pada tahun 1996, namun ditutup selama 6 tahun, yaitu dari tahun 2012 hingga 2018, dan kemudian dibuka kembali akibat kenaikan harga aluminium serta perjanjian baru dengan penyedia listrik Meridian.
Bagian terkait di Pabrik Peleburan Aluminium Tiwai sedang mempertimbangkan untuk membeli Filter Busa Keramikr dari Tiongkok untuk penyaringan terak aluminium selama proses pengecoran aluminium.
Selama masa pembatasan akibat pandemi virus corona, pabrik peleburan tersebut memperoleh izin dari pemerintah untuk melanjutkan operasinya.
Diketahui bahwa untuk memenuhi kewajiban mengisolasi 800 karyawan dan menerapkan langkah-langkah pengendalian yang diperlukan guna memastikan para karyawan tidak perlu saling berinteraksi, diperlukan penutupan satu jalur produksi elektrolitik.
Hamilton, direktur utama pabrik peleburan aluminium di Selandia Baru, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa untuk memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan serta mematuhi arahan pemerintah, penghentian operasional sebagian menjadi hal yang perlu dilakukan.
Karyawan yang diduga mengalami masalah kesehatan diminta untuk melakukan isolasi mandiri, sedangkan karyawan yang tidak bertugas di lapangan bekerja dari rumah.















Sorry, the comment form is closed at this time.