19 Februari Bubuk Fluks Aluminium
Bubuk Fluks Aluminium
Kandungan aluminium di kerak bumi menempati urutan ketiga setelah oksigen dan silikon, serta merupakan unsur logam yang paling melimpah di kerak bumi. Perkembangan tiga industri penting, yaitu penerbangan, konstruksi, dan otomotif, menuntut adanya sifat-sifat material yang unik dari aluminium dan paduannya, yang sangat bermanfaat bagi produksi dan penerapan logam baru ini. Penerapannya sangat luas.
Bubuk Fluks Aluminium adalah bubuk atau butiran fluks berwarna putih. Setelah dikeringkan menggunakan berbagai garam anorganik, bahan ini dibuat dengan mencampurkannya dalam perbandingan tertentu.
Fungsi Bubuk Fluks Aluminium
Bahan pemurnian ini terutama digunakan untuk menghilangkan hidrogen di dalam cairan aluminium serta terak teroksidasi yang mengapung, sehingga cairan aluminium menjadi lebih murni dan memiliki fungsi membersihkan terak.
Karakteristik Bubuk Fluks Aluminium
Beberapa komponen di dalam fluks pemurnian mudah terurai pada suhu tinggi, dan gas yang dihasilkan mudah bereaksi dengan hidrogen, serta memiliki daya adsorpsi yang kuat terhadap terak dan dengan cepat keluar dari cairan logam. Komponen-komponen lainnya memiliki efek sebagai agen penghilang terak.
Ruang Lingkup Penggunaan Bubuk Fluks Aluminium
Cocok untuk paduan aluminium dengan jenis yang umum (paduan dengan kandungan magnesium tinggi dan paduan aluminium-magnesium), serta proses peleburan aluminium murni, pemurnian dengan penghilangan gas, dan penghilangan terak.
Penggunaan Bubuk Fluks Aluminium
Bahan pemurnian ditaburkan di atas permukaan cairan, lalu segera ditekan ke dalam cairan aluminium. Setelah diaduk secara merata, campuran tersebut dibiarkan mengendap dan membentuk terak; jika disemprotkan, hasil yang diperoleh dengan menyuntikkan bahan pemurnian ke dalam cairan aluminium menggunakan gas inert akan lebih baik.
Logam berwarna putih keperakan. Logam ini bersifat lentur. Produk ini sering dibentuk menjadi batang, lembaran, foil, bubuk, pita, dan filamen. Lapisan oksida yang mencegah korosi logam dapat terbentuk di udara lembap. Bubuk aluminium dipanaskan di udara akan terbakar dengan hebat dan memancarkan nyala api putih yang menyilaukan. Larut dalam larutan asam sulfat encer, asam nitrat, asam klorida, natrium hidroksida, dan kalium hidroksida; sulit larut dalam air. Kepadatan relatifnya adalah 2,70. Titik lelehnya 660 °C. Titik didihnya 2327 °C.
















No Comments