30 Januari Perusahaan Aluminium Nalco
Perusahaan Aluminium Nalco
National Aluminium Company Limited (NALCO) adalah perusahaan sektor publik (CPSE) kategori Navratna di bawah Kementerian Pertambangan. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Januari 1981 sebagai bagian dari sektor publik, dengan kantor pusat terdaftar di Bhubaneswar. Perusahaan ini merupakan BUMN kategori ‘A’ yang memiliki operasi terintegrasi dan terdiversifikasi di bidang pertambangan, logam, dan tenaga listrik, dengan omzet penjualan sebesar Rs 9.376 crore pada tahun fiskal 2017-18. Saat ini, Pemerintah India memegang 56,59% saham NALCO.
NALCO merupakan salah satu kompleks terintegrasi bauksit-alumina-aluminium-tenaga listrik terbesar di negara ini. Perusahaan ini memiliki tambang bauksit berkapasitas 68,25 lakh TPA dan (kapasitas normatif) yang berlokasi di Damanjodi, distrik Koraput, Odisha, serta pabrik peleburan aluminium berkapasitas 4,60 lakh TPA dan pembangkit listrik mandiri berkapasitas 1.200 MW yang berlokasi di Angul, Odisha. NALCO memiliki fasilitas pengiriman curah di Pelabuhan Vizag untuk ekspor alumina/aluminium dan impor soda kaustik, serta memanfaatkan fasilitas di Pelabuhan Kolkata dan Paradeep. Perusahaan ini telah mendaftarkan kantor penjualan di Delhi, Kolkata, Mumbai, Chennai, dan Bangalore, serta memiliki 9 tempat penyimpanan yang beroperasi di berbagai lokasi di seluruh negeri untuk memfasilitasi pemasaran domestik.
Berdasarkan laporan Wood McKenzie, Perusahaan ini merupakan produsen alumina kelas metalurgi dengan biaya produksi terendah di dunia. Dengan produk-produk berkualitas yang konsisten, pendapatan ekspor Perusahaan menyumbang sekitar 43% dari total omzet penjualan pada tahun 2017-18, dan Perusahaan dinobatkan sebagai CPSE dengan pendapatan ekspor bersih tertinggi ketiga pada tahun 2016-17 berdasarkan laporan Survei Badan Usaha Milik Negara.
Dengan rekam jejak yang konsisten dalam hal pemanfaatan kapasitas, penyerapan teknologi, jaminan kualitas, kinerja ekspor, dan pencapaian laba, NALCO merupakan contoh yang cemerlang dari kemampuan industri India.
NALCO merupakan perusahaan sektor publik pertama di negara ini yang secara besar-besaran merambah pasar internasional melalui pendaftaran di London Metal Exchange (LME) sejak Mei 1989. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Bombay (BSE) sejak 1992 dan Bursa Efek Nasional (NSE) sejak 1999. Selain sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18000, dan SA 8000, Perusahaan ini juga telah menerapkan standar ISO 50001 untuk Sistem Manajemen Energi.
Untuk menghadapi tantangan pasar yang terus berkembang dan menempatkan Perusahaan pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, telah disusun sebuah rencana korporat baru yang dilengkapi dengan rencana aksi 3 tahun yang terperinci, strategi 7 tahun, serta visi 15 tahun untuk menjadi Perusahaan Terkemuka dan Terintegrasi dalam rantai nilai aluminium dengan kehadiran strategis di sektor Pertambangan—baik di dalam negeri maupun global—serta sektor Logam dan Energi. Rencana Korporat ini telah menetapkan peta jalan untuk pertumbuhan pendapatan dan laba yang berlipat ganda hingga tahun 2032.
Sebagai perusahaan yang responsif, Perusahaan ini memanfaatkan energi terbarukan sejalan dengan program-program ambisius Pemerintah India. Perusahaan ini telah mengoperasikan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 198 MW, dan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 50 MW lainnya sedang dalam tahap perencanaan, sehingga menjadikannya produsen energi terbarukan terbesar di antara perusahaan-perusahaan milik negara.
Untuk menjadi lebih tangguh menghadapi fluktuasi pasar, Perusahaan telah menyusun Model Bisnis Baru yang Tangguh dalam Segala Kondisi. Perusahaan memiliki rencana yang luas untuk proyek-proyek ekspansi brownfield dan greenfield, yang mencakup proyek Kilang Aliran ke-5 yang sedang berjalan dengan kapasitas 1 MTPA di Kilang Alumina yang sudah ada di Damanjodi (Brownfield), pengembangan tambang bauksit Pottangi, tambang batu bara Utkal D&E di Odisha, serta pendirian pabrik peleburan brownfield berkapasitas 5 lakh TPA di Odisha.
ADTECH terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.
ADTECH merupakan salah satu pelopor yang diikuti oleh Perusahaan Internasional, yang terus berfokus pada produksi bahan metalurgi.
1. Filter Busa Keramik
2. Unit Penghilang Gas
3. Kotak Filter
4. Seri pengecoran hot-top
5. Nozel pengecoran gulung
6. Seri Flux
7. Bahan Metalurgi Lainnya













No Comments