Filter Busa Keramik

Filter Keramik Berbusa

Filter Busa Keramik

Filter Busa Keramik

Telah dilaksanakan program penelitian yang komprehensif mengenai kinerja filter busa keramik.
Pada salah satu bagian dari penelitian ini, dampak penambahan bahan penghalus butiran berbasis sistem Al-Ti-B telah dievaluasi.
Mereka menyimpulkan bahwa jika tingkat kebersihan logam yang masuk sudah baik, maka pengaruh alat penghalus butiran terhadap kinerja filter sangatlah kecil.
Namun, jika terdapat beban inklusi logam yang ditingkatkan secara artifisial (yang dicapai dengan mengaduk logam di dalam tungku secara sengaja dan kuat), maka penggunaan penghalus butiran akan menyebabkan penurunan efisiensi filtrasi.
Dalam kasus seperti itu, terjadi pelepasan inklusi dari filter yang tidak proporsional dibandingkan dengan tingkat inklusi yang masuk.
Mereka berasumsi bahwa partikel yang keluar dari filter merupakan aglomerat dari spesies inklusi yang terbentuk akibat interaksi logam dari tungku dengan partikel dari alat penghalus butiran.

Evaluasi metalografis terhadap filter bekas menunjukkan bahwa jembatan inklusi yang melintasi sambungan sel filter, seperti yang terlihat pada kondisi tanpa penggunaan penghalus butiran, tidak muncul ketika penghalus butiran digunakan.
Telah dikemukakan bahwa mekanisme penyaringan pada filter busa keramik mengalami perubahan jika ditambahkan bahan penghalus butiran.
Kehadiran bahan penghalus butiran sejak awal proses pengecoran tampaknya mencegah terbentuknya jembatan di dalam struktur filter.
Penggunaan alat pemurnian butiran di tengah-tengah proses pengecoran mengakibatkan hancurnya semua jembatan yang telah terbentuk sebelumnya.
Perlu dijelaskan bahwa efek-efek ini diamati pada kondisi di mana kadar inklusi logam dibuat sangat tinggi secara artifisial. Dalam kondisi normal, penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penghalus butiran memiliki dampak yang minimal terhadap kinerja filter.

Filter Busa Keramik

No Comments

Post A Comment