6 Mei tanah liat tahan api
Definisi tanah liat tahan api
Bahan ini terdiri dari bubuk tahan api, pengikat, dan bahan campuran. Adukan tahan api biasa yang terbuat dari bubuk klinker tahan api ditambah tanah liat plastis dalam jumlah yang sesuai sebagai pengikat dan pelembut memiliki kekuatan rendah pada suhu kamar, dan kekuatannya meningkat ketika membentuk ikatan keramik pada suhu tinggi. Adonan tahan api yang terikat secara kimiawi, yang menggunakan bahan pengikat hidraulik, pengeras udara, atau termoset sebagai agen pengikat, menghasilkan reaksi kimia tertentu dan mengeras sebelum suhunya turun di bawah titik pembentukan ikatan keramik.
Ukuran partikel lumpur tahan api bervariasi sesuai dengan kebutuhan penggunaannya, dan ukuran partikel maksimumnya umumnya kurang dari 1 mm, sedangkan beberapa di antaranya bahkan kurang dari 0,5 mm atau lebih halus lagi.
Bahan lumpur tahan api sebaiknya disesuaikan dengan bahan produk tahan api untuk konstruksi batu bata. Selain digunakan sebagai bahan pengisi sambungan, lumpur tahan api juga dapat digunakan sebagai lapisan pelindung untuk lapisan dalam dengan cara dioleskan atau disemprotkan.
Karakteristik dan penerapan lumpur tahan api:
1. Memiliki plastisitas yang baik dan mudah dalam proses konstruksi;
2. Kekuatan ikatan yang tinggi dan ketahanan korosi yang kuat;
3. Ketahanan panas yang tinggi, hingga 1650℃±50℃;
4. Ketahanan yang baik terhadap penetrasi terak;
5. Pengelupasan termal yang baik. Lumpur tahan api terutama digunakan pada tungku kokas, tungku kaca, tungku tiup panas pada tungku peleburan besi, dan tungku industri lainnya. Industri-industri yang menggunakannya antara lain metalurgi, bahan bangunan, mesin, petrokimia, kaca, ketel uap, tenaga listrik, baja, semen, dan sebagainya.
Kepadatan volume: 1,8–2,2 g/cm³.
Terdapat berbagai jenis bahan tahan api, yang umumnya diklasifikasikan menjadi bahan tahan api biasa (1580–1770°C), bahan tahan api tingkat lanjut (1770–2000 °C), dan bahan tahan api kelas super (di atas 2000 °C) berdasarkan tingkat ketahanannya terhadap panas; sedangkan berdasarkan sifat kimianya, bahan-bahan ini dibagi menjadi bahan tahan api asam, bahan tahan api netral, dan bahan tahan api basa. Selain itu, terdapat juga bahan tahan api untuk keperluan khusus.
Adtech terutama memproduksi filter busa keramik, unit penghilang gas
Lumpur tahan api dapat diklasifikasikan menjadi lumpur tahan api berbahan dasar tanah liat, lumpur tahan api berbahan dasar alumina tinggi, lumpur tahan api berbahan dasar silikon, lumpur tahan api berbahan dasar magnesia, dan sebagainya, berdasarkan komposisi bahan yang berbeda-beda. Berdasarkan jenis pengikat yang digunakan, lumpur tahan api dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berikut:
(1) Tanah liat tahan api dengan pengikat vitrifikasi adalah campuran yang terdiri dari agregat halus tahan api dan pengikat vitrifikasi (tanah liat plastis). Produk ini dikirim dalam keadaan kering dan harus dicampur dengan air sebelum digunakan. Bahan ini mengeras melalui proses ikatan keramik pada suhu tinggi.
(2) Semen tahan api terikat hidraulik. Bahan ini merupakan campuran yang terdiri dari agregat halus tahan api dan pengikat hidraulik (semen) yang berperan utama sebagai pengikat. Bahan ini hanya tersedia dalam bentuk kering, dan dapat digunakan setelah ditambahkan air, tanpa memerlukan pemanasan saat proses pengerasan.
(3) Tanah liat tahan api dengan ikatan kimia adalah campuran yang terdiri dari agregat halus tahan api dan bahan pengikat kimia (anorganik, organik-anorganik, organik). Bentuk pengirimannya bisa berupa pasta atau kering, yang mengeras di bawah suhu ikatan keramik. Berdasarkan suhu pengerasannya, lumpur tahan api ini dapat dibagi menjadi dua jenis: yang mengeras di udara dan yang termoset. Lumpur tahan api yang mengeras di udara sering kali dibuat dengan bahan pengikat yang mengeras di udara seperti air glass. Adonan tahan api termoset sering diformulasikan dengan bahan pengikat termoset seperti asam fosfat atau fosfat. Setelah mengeras, adonan tahan api termoset ini tidak hanya memiliki kekuatan tinggi pada berbagai suhu, tetapi juga memiliki karakteristik penyusutan yang kecil, sambungan yang rapat, dan ketahanan korosi yang kuat.
Ada dua jenis tanah liat tahan api: produk jadi dan produk setengah jadi. Yang disebut lumpur tahan api jadi adalah bahan baku dan klinker yang telah disiapkan dalam proporsi tertentu oleh produsen, dan hanya perlu dicampur dengan air sesuai standar saat digunakan di lokasi; sedangkan lumpur tahan api setengah jadi atau belum jadi adalah bahan baku dan klinker yang belum dicampur. Saat digunakan di lokasi, campurkan secara merata sesuai komposisi masing-masing lumpur, tambahkan air, dan aduk secara merata sesuai ketentuan.










No Comments