Filter Keramik Indonesia Nikel

Filter Keramik Indonesia Nikel

Filter Keramik Indonesia Nikel

Filter Keramik Indonesia Nikel dapat secara efektif menghilangkan inklusi berukuran besar dalam aluminium cair, menyerap partikel inklusi berskala mikro, meningkatkan kualitas permukaan, meningkatkan kinerja produk, memperbaiki struktur mikro, serta meningkatkan hasil.
Bahan ini banyak digunakan dalam produksi profil aluminium, foil aluminium, dan lembaran aluminium.

Proses produksi Filter Busa Keramik Aluminium
Filter busa keramik ini menggunakan struktur tiga dimensi dan spons busa organik yang saling terhubung melalui pori-pori sebagai media pembawa, kemudian menyuntikkan bubur keramik khusus yang memiliki sifat tiksotropik, serta menggunakan proses ekstrusi gulung khusus untuk melapisi bubur keramik tersebut secara merata pada kerangka media pembawa.

Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Aluminium Cair
Filter busa keramik 10 Ppi, 20 Ppi, 30 Ppi, 40 Ppi, 50 Ppi, 60 Ppi
Filter Busa Foundry 10 PPI berarti terdapat 10 lubang sarang lebah dalam satu inci persegi spons filter.
Filter spons 30PPI memiliki 30 lubang kecil dalam satu inci persegi. Semakin besar nilainya, semakin kecil lubangnya.
Secara umum, 15–20 PPI berarti pori-pori besar, 25–30 PPI berarti pori-pori sedang, dan lebih dari 35 PPI berarti pori-pori kecil.
Filter busa keramik alumina 10-50 Ppi, dengan tingkat kekosongan di atas 97%, dan tingkat porositas sel terbuka sebesar 99%. Memiliki permeabilitas udara yang baik dan kekuatan mekanis yang tinggi. Oleh karena itu, filter ini memiliki karakteristik hambatan aliran yang rendah dan efisiensi filtrasi yang tinggi.

Filter Keramik Indonesia Nikel

Filter Keramik Indonesia Nikel
Porositas adalah persentase volume rongga total produk pelat filter terhadap volume total produk pelat filter.
Porositas menentukan kapasitas filtrasi per satuan volume pada pelat filter busa keramik.
Semakin tinggi porositasnya, semakin besar laju aliran filtrasi pelat filter, dan semakin tinggi kapasitas filtrasinya.

Keseragaman ukuran pori pada filter busa keramik
Kesesuaian pori digunakan untuk menggambarkan selisih antara jumlah lubang aktual per panjang 25,4 mm pada produk pelat filter dengan jumlah lubang yang secara teoritis diperlukan.
Semakin kecil celahnya, semakin baik kualitas produknya; dan semakin besar celahnya, hal itu akan menyebabkan kapasitas penahanan kotoran pada Filter Foundry produk menjadi berkurang atau kecepatan filtrasi lelehan menjadi melambat, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan masing-masing pengguna dalam proses produksi.
Keseragaman pori-pori terutama bergantung pada busa yang digunakan untuk membuat pelat filter. Keseragaman lubang pada busa cukup baik, dan keseragaman lubang pada pelat filter juga cukup baik, sehingga pemilihan busa sangat penting.

Bahasa Jawa Bahasa Indonesia

Filter Keramik Indonesia Nikel secara efektif dapat menghilangkan inklusi berukuran besar dalam aluminium cair, menyerap partikel inklusi berskala mikro, meningkatkan kualitas permukaan, meningkatkan kinerja produk, meningkatkan struktur mikro, dan meningkatkan hasil.
Bahan ini digunakan dalam produksi profil aluminium, foil aluminium, dan lembaran aluminium.

Proses produksi Filter Busa Keramik Aluminium
Filter busa keramik ini mengadopsi struktur tiga dimensi serta busa organik yang dihubungkan melalui pori-pori sebagai media penyangga, diisi dengan bubur keramik khusus yang memiliki sifat tiksotropik, dan menggunakan proses ekstrusi gulung khusus untuk melapisi bubur keramik tersebut pada kerangka media penyangga.

Filter Busa Keramik untuk Filtrasi Aluminium Cair
Filter busa keramik 10 Ppi, 20 Ppi, 30 Ppi, 40 Ppi, 50 Ppi, 60 Ppi
Filter Busa Foundry 10 PPI berarti filter ini memiliki 10 lubang berbentuk sarang lebah per inci persegi pada permukaan filter.
Saringan spons 30PPI memiliki 30 lubang kecil dalam satu inci persegi. Semakin besar ukurannya, semakin kecil lubangnya.
Secara umum, 15–20 PPI berarti pori-pori besar, 25–30 PPI berarti pori-pori sedang, dan di atas 35 PPI berarti pori-pori kecil.
Filter busa keramik alumina 10-50 Ppi, tingkat vakum 97%, dan tingkat porositas 99%. Memiliki permeabilitas udara yang baik dan kekuatan mekanik yang tinggi. Oleh karena itu, memiliki karakteristik resistansi aliran yang rendah dan efisiensi filtrasi yang tinggi.

Filter Keramik Indonesia Berbahan Nikel
Porositas adalah persentase dari total volume rongga pada produk pelat filter terhadap total volume produk pelat filter.
Porositas menentukan kapasitas filtrasi per satuan volume pelat filter busa keramik.
Semakin tinggi porositasnya, semakin tinggi laju aliran filtrasi dari pelat filter, dan semakin besar kapasitas filtrasinya.

Keseragaman ukuran pori saringan busa keramik
Keseragaman pori digunakan untuk mengukur selisih antara jumlah pori aktual pada setiap 25,4 mm panjang produk pelat filter dan jumlah pori yang dibutuhkan secara teoritis.
Semakin kecil celah saringannya, semakin baik kualitas produknya; dan semakin besar celah saringannya, hal itu akan meningkatkan kapasitas penyaringan kotoran dari produk melalui piring filter atau memperlambat laju filtrasi, yang tidak dapat memenuhi persyaratan khusus pengguna.
Keseragaman pori-pori terutama bergantung pada busa yang digunakan untuk membuat pelat saringan. Keseragaman pori-pori busa harus baik, dan keseragaman pori-pori pelat saringan juga harus baik, sehingga pemilihan busa sangat penting.

No Comments

Post A Comment